Universitas Annuqayah Gelar Wisuda ke-XXVII: Rektor Umumkan 4 Prodi Baru dan Babak Baru Integrasi Kampus Pesantren

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Muhammad Hosnan, saat menyampaikan pidato akademik dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-XXVII Universitas Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, di Aula Asy-Syarqawi Pondok Pesantren Annuqayah, Senin (27/10/2025).

Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Muhammad Hosnan, saat menyampaikan pidato akademik dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-XXVII Universitas Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, di Aula Asy-Syarqawi Pondok Pesantren Annuqayah, Senin (27/10/2025).

SUMENEP — Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep, Madura kembali mencetak sejarah akademik dengan menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-XXVII Program Sarjana dan Magister pada Senin (27/10/2025) di Aula Asy-Syarqawi Pondok Pesantren Annuqayah.

Sebanyak 782 mahasiswa dan mahasiswi secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan baru Universitas Annuqayah.

Acara wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini dihadiri oleh para Masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah, para pengasuh, Ibu Nyai, mitra universitas, pimpinan perguruan tinggi, dan ratusan wali mahasiswa yang turut menyaksikan momen sakral tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Muhammad Hosnan, menegaskan bahwa momentum wisuda kali ini menjadi babak baru bagi dunia pendidikan tinggi pesantren, terutama setelah proses penyatuan dan penggabungan kelembagaan Universitas Annuqayah memasuki tahap final.

“Ini merupakan babak baru bagi kampus di Annuqayah. Proses penyatuan ini tidak mudah karena adanya pergantian pemerintahan pada 2024. Alhamdulillah, rekomendasi dari Direktorat Kelembagaan Dirjen Dikti dan Kemenag RI sudah kita terima. Kini tinggal menunggu keputusan Mendikti Saintek,” jelasnya.

Kiai Hosnan berharap seluruh hadirin, terutama wali mahasiswa dan masyarakat pesantren, turut mendoakan kelancaran proses penggabungan tersebut agar Universitas Annuqayah semakin kuat dan berdaya saing di kancah nasional.

 “Kami mohon doa dari bapak ibu sekalian agar proses ini berjalan lancar dan sukses,” imbuhnya.

Empat Program Studi Baru

Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengumumkan kabar gembira bahwa Universitas Annuqayah resmi memperoleh izin pendirian empat program studi baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Empat program studi tersebut adalah:

1. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) — menjadi salah satu prodi AI pertama di perguruan tinggi swasta di Indonesia.

2. Sains Lingkungan — mencerminkan visi Green Pesantren Annuqayah yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan.

3. Sastra Indonesia — lahir dari tradisi literasi dan teater pesantren yang subur di Annuqayah.

4. Hukum Bisnis — mendukung semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni pesantren.

“Dengan penambahan empat prodi baru ini, Universitas Annuqayah kini membawahi 23 program studi, terdiri dari 11 prodi keagamaan dan 12 prodi non-keagamaan,” terang Kiai Hosnan.

Rektor: Sarjana Annuqayah Adalah Pemilik Indonesia

Lebih lanjut, Kiai Hosnan yang merupakan alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berpesan agar para lulusan memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan bangga menjadi bagian dari pesantren besar Annuqayah yang usianya bahkan lebih tua dari Republik Indonesia.

 “Jangan minder sebagai alumni pesantren. Sarjana Annuqayah adalah pemilik Indonesia, karena anda lahir dari rahim pesantren yang membentuk akhlak, ilmu, dan kepedulian sosial,” ujarnya penuh semangat.

Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta membangun keluarga dengan penuh kasih dan tanggung jawab.

 “Cintailah istri anda sebagaimana anda mencintai diri sendiri. Lahirkanlah generasi baru yang akan mengibarkan bendera Annuqayah menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya menutup sambutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan
Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius
Keterbukaan Informasi Masuk Kampus, KI Sumenep dan UPI PGRI Sepakat Bangun Generasi Melek Transparansi
Media Detikzone Turun ke Jalan, Tebar Santunan untuk Abang Becak, Pemulung, dan Pedagang Kecil di Sumenep
Harlah PMII Ke-66, Ketua Fraksi PDIP Sumenep H. Hosnan Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Perubahan
PC LTMNU Bawean dan UD Sahabat Kompak, Gerakan BBM Terus Bergulir, Empat Masjid di Bawean Jadi Sasaran
Tanpa Transit dan Pelayanan Maksimal, Jamaah Umrah Azfa Tour Kembali ke Sumenep dengan Kepuasan
Jelang Laga Arema vs Persebaya, GEN Malang Raya Dorong Dialog Publik Demi Keamanan dan Kemanusiaan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:31 WIB

Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:01 WIB

Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius

Jumat, 17 April 2026 - 20:22 WIB

Keterbukaan Informasi Masuk Kampus, KI Sumenep dan UPI PGRI Sepakat Bangun Generasi Melek Transparansi

Jumat, 17 April 2026 - 17:40 WIB

Media Detikzone Turun ke Jalan, Tebar Santunan untuk Abang Becak, Pemulung, dan Pedagang Kecil di Sumenep

Jumat, 17 April 2026 - 15:38 WIB

Harlah PMII Ke-66, Ketua Fraksi PDIP Sumenep H. Hosnan Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Perubahan

Berita Terbaru