SUMENEP – Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus memperluas implementasi keterbukaan informasi publik dengan menggandeng kalangan perguruan tinggi. Terbaru, lembaga ini menjalin kerja sama dengan Universitas PGRI Sumenep sebagai upaya memperkuat literasi keterbukaan informasi di lingkungan akademik.
Kolaborasi ini menjadi lanjutan dari kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan bersama Universitas Annuqayah (UA) dan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura dalam membangun kesadaran transparansi di dunia pendidikan tinggi.
Rombongan komisioner KI Sumenep yang terdiri dari Moh Rifai, Ahmad Ainol Horri, dan Hasdani Roi diterima langsung oleh jajaran pimpinan kampus di rektorat UPI PGRI Sumenep, Kamis (16/04/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KI Sumenep, Moh Rifai, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat literasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban badan publik, tetapi juga bagian penting dari proses pendidikan masyarakat.
“Lingkungan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai keterbukaan informasi kepada generasi muda,” ujarnya, merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap hak atas informasi serta mendorong praktik transparansi di berbagai sektor kehidupan.
Sementara itu, Rektor UPI PGRI Sumenep, Asmoni, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai langkah KI Sumenep sebagai terobosan penting dalam membangun sinergi antara lembaga publik dan dunia akademik.
Menurutnya, pengalaman sebagai komisioner KI Sumenep periode pertama menjadi modal penting untuk memastikan kerja sama ini berjalan tidak hanya sebatas wacana.
“Kami ingin kerja sama ini berlanjut dalam bentuk program konkret yang melibatkan mahasiswa secara langsung,” ungkapnya.
Sejumlah program telah disiapkan, di antaranya sosialisasi keterbukaan informasi publik, kuliah kilat, serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi publik. Program ini diharapkan dapat memperkuat budaya transparansi di lingkungan kampus.
Penulis : Redaksi







