Saksikan! Dhoho Night Carnival 2025 Glow Green: Perpaduan Seni, Lingkungan, dan Pesona Kota Ngangeni

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, Detikzone.id – Pemerintah Kota Kediri tengah bersiap menggelar Dhoho Night Carnival (DNC) 2025 pada Sabtu malam, 15 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1146.

Mengusung tema “Glow Green” dengan konsep daur ulang dan pelestarian lingkungan, ajang spektakuler ini diharapkan menjadi ikon baru yang ngangeni dan memperkuat citra Kota Kediri sebagai kota wisata berbudaya dan ramah lingkungan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Kediri, Selasa (11/11/2025), Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa pemilihan tema Glow Green bukan sekadar simbol warna dan cahaya, tetapi juga membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tema Glow Green dipilih untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan di sekitar masyarakat. Para peserta kami minta menerapkan konsep ramah lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik, misalnya dengan memakai bahan daur ulang seperti plastik, limbah, kayu, kaca, atau ban bekas,” terang Mbak Wali Kota Kediri.

Mbak Wali menambahkan, sebanyak 40 peserta akan turut serta dalam ajang ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta seperti Gudang Garam, komunitas olahraga Wushu, hingga perwakilan dari luar daerah seperti Kota Batu, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk yang telah lolos proses kurasi.

Menariknya, nama “Dhoho Night Carnival” dipilih untuk menggantikan “Kediri Nite Carnival” yang sebelumnya dikenal luas. Pergantian ini, menurut Vinanda, merupakan bentuk komitmen Pemkot Kediri untuk menonjolkan identitas lokal serta memperkuat branding kota.

“Kami pilih nama Dhoho karena Jalan Dhoho adalah landmark sekaligus pusat perdagangan terkenal di Kota Kediri, layaknya Malioboro di Yogyakarta. Ini juga menjadi langkah awal menuju event berskala internasional seperti Jember Fashion Carnaval (JFC),” ujar Mbak Wali.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Dhoho Night Carnival diharapkan menjadi cikal bakal event internasional yang mampu menarik wisatawan mancanegara.

“Visi kami adalah menjadikan Kediri sebagai Kediri City Tourism (D’Cito). Tahun ini kami juga berkolaborasi dengan JFC agar bisa belajar bagaimana membuat event yang spektakuler dan berkelas dunia,” tambahnya.

Ke depan, Pemkot Kediri juga berencana mengembangkan konsep serupa di berbagai situs bersejarah dan destinasi alam Kota Kediri, seperti kawasan Sumber Alami, untuk memperkaya karakter wisata budaya lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menjelaskan perubahan teknis pelaksanaan dan rute dalam DNC 2025.

“Start kegiatan akan dipusatkan di Alun-alun Kota Kediri, melintasi Jalan Dhoho, dan berakhir di depan Balai Kota Kediri,” jelas Bambang.

Dari total 60 peserta yang mendaftar, hanya 40 peserta yang dinyatakan lolos kurasi dan siap tampil menampilkan kreasi kostum serta atraksi bertema Glow Green.

“Kami sudah mempertimbangkan faktor cuaca karena memasuki musim hujan. Semoga pada hari pelaksanaan nanti cuaca mendukung agar kegiatan berjalan lancar,” harapnya.

Selain parade karnaval, Pemkot Kediri juga menyiapkan Lomba TikTok Video Competition dengan total hadiah Rp 9,5 juta. Ajang ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam mempromosikan citra positif Kota Kediri melalui media sosial.

Dhoho Night Carnival bukan sekadar parade malam penuh warna, tetapi juga sarana edukatif dan simbol kebanggaan warga Kediri. Acara ini diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi seni, menghidupkan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat identitas Kota Kediri sebagai kota yang ngangeni — kota yang selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah mengenalnya.

Dengan semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan, Dhoho Night Carnival 2025 siap menjadi tontonan sekaligus tuntunan — menginspirasi masyarakat untuk mencintai bumi, budaya, dan kota mereka sendiri.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan
PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman
Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ
BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 
Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi
Ulang Tahun Sekjen Laskar Prabowo 08 Jadi Ajang Penguatan Kebersamaan, Ketum Devi Taurisa Sampaikan Doa Terbaik
Kopwan Potre Koneng Sumenep Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
PERMATA Al-Huda 2026, Momen Haru Penganugerahan Mahkota Tahfidz Anak Usia Dini

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:09 WIB

PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:04 WIB

Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:51 WIB

BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:18 WIB

Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:45 WIB

Ulang Tahun Sekjen Laskar Prabowo 08 Jadi Ajang Penguatan Kebersamaan, Ketum Devi Taurisa Sampaikan Doa Terbaik

Berita Terbaru