Bukannya Sekolah Malah Asyik Nongkrong, Sejumlah Pelajar di Pemalang Terjaring Razia Satpol PP

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang gencarkan sidak pelajar yang membolos di jam sekolah.

Dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Kepala Satpol PP Pemalang, melalui kepala bidang ketentraman dan ketertiban umum Agus Sarwono mengatakan pihaknya selalu menjadwalkan rutin untuk kegiatan sidak terutama bagi pelajar yang membolos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah beberapa titik yang didatangi petugas Satpol PP dan mendapati terdapat siswa yang membolos.

“Selain itu juga karena ada laporan masyarakat, jadi kami sinkronisasikan untuk menindak pelajar yang membolos di jam sekolah,” ungkap Agus, pada Rabu (13/11).

Pihaknya mengaku banyak warga yang merasa resah banyak pelajar yang justru nongkrong di jam sekolah tersebut. Sehingga dilakukan patroli khusus untuk pelajar-pelajar yang tidak taat jam sekolah.

“Setelah disinkronkan, kita cek ke lapangan apakah betul ada pelajar yang membolos di jam-jam sekolah ini. Ternyata betul ada beberapa titik lokasi yang terdapat pelajar yang membolos di jam sekolah ini,” Jelasnya.

Patroli tersebut dilakukan dilakukan di beberapa warung kopi yang ada di wilayah wisata pantai widuri, Kali ini Tidak hanya satu atau dua pelajar saja akan tetapi ada 8 Pelajar yang terjaring

“Setelah diberi pembinaan dan pendataan kemudian sejumlah siswa tersebut disuruh kembali ke sekolah masing-masing” tutupnya.

Rata-rata pelajar yang terjaring sidak tersebut merupakan SMA. Pihaknya juga merasa prihatin karena di umur pelajar SMA adalah masa dimana perlu belajar agar bisa terbentuk jati diri mereka.

“Dengan adanya patroli ini, laporan dari warga juga sudah berkurang. Pembinaan yang kami lakukan juga terdapat efek jeranya yang sangat mengena di pelajar yang membolos,” terangnya.

Tidak hanya itu, warung-warung kopi yang menjadi tempat para pelajar membolos tersebut tidak bisa ditindak. Karena itu merupakan sumber pendapatan warga sekitar. ( Ragil).

Berita Terkait

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga
Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut
Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:52 WIB

Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Berita Terbaru