Kewirausahaan Syariah Menuntut Integritas Hakiki

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Rizwan Defriansyah, Pendidikan STMIK Tazkia

Nasional -Tuntutan persaingan pasar sering kali membuat prinsip syariah dikompromikan. Padahal, dalam perspektif Islam, kesuksesan sejati tidak diukur dari besarnya laba finansial, tetapi dari keberkahan, kepercayaan masyarakat, dan manfaat nyata yang ditimbulkan. Bisnis yang mengabaikan keabsahan akad dan mengesampingka mashlahah hanya akan menghasilkan pertumbuhan secara angka, tetapi kehilangan legitimasi moral di mata publik.

Tekanan persaingan pasar memang besar, tetapi hal itu seharusnya menjadi ruang pembuktian, bukan pembenaran untuk mengabaikan prinsip. Integritas syariah bisa menjadi keunggulan kompetitif yang membedakan di tengah praktik ekonomi yang sering menekan etika, pelaku usaha yang jujur, adil, dan transparan memiliki posisi unik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kewirausahaan syariah sejati menuntut penerapan nilai Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek bisnis, namun banyak pihak di lapangan yang hanya menjadikan syariah sebagai daya tarik pasar. Syariah bukan sekadar simbol atau strategi promosi, melainkan sistem nilai yang menuntut kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam praktik kewirausahaan.

Pada akhirnya, kewirausahaan syariah bukan sekadar pilihan ekonomi, melainkan sikap moral. Hal ini menuntut keberanian untuk menolak riba, menghindari ketidakjelasan (gharar), dan menjunjung tinggi keadilan di setiap lini usaha. Makna syariah bukan sekedar label, melainkan laku yang membangun integritas dan keberkahan.

Berita Terkait

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Berita Terbaru