LASQI Bogor Tanggapi Surat Edaran Setda Terkait Kegiatan “LASQI Nusantara Fest” Akan Menempuh jalur Hukum

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor — Pengurus Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bogor memberikan tanggapan resmi terkait terbitnya surat edaran dari Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bogor yang dinilai merujuk pada kegiatan bertajuk “LASQI NJ Nusantara Fest”, sebuah acara yang bukan merupakan program LASQI Kabupaten Bogor.

Sekretaris Jenderal DPW LASQI Jabar Imam Nasrulloh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki hubungan organisatoris maupun programatis dengan LASQI yang selama ini tercatat resmi di Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Kesbangpol.

“LASQI Nusantara jaya Fest bukan kegiatan LASQI yang sudah lama berdiri di Kabupaten Bogor dan terdaftar secara resmi di Kesbangpol,” ujar Imam, Selasa (3/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa acara tersebut merupakan kegiatan dari Lasqi Nusantara Jaya, yang baru berdiri pada 8 Agustus 2023. Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LASQI Kabupaten Bogor Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bogor yang dihadiri 40 pengurus kecamatan, para pengurus sepakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurut Imam, LASQI melihat adanya indikasi kuat bahwa kegiatan Lasqi “Nusantara jaya Fest” memiliki kedekatan dengan kepentingan politik seorang anggota DPRD Kabupaten Bogor dari salah satu partai tertentu dan selalu memakai nama bupati Bogor dalam setiap acara publik ( podcast ) pada saat itu.

“Nusantara Jaya sangat kental dengan kepentingan politik seorang oknum anggota DPRD dari Partai PKB yang bahkan tidak pernah mengikuti perkembangan LASQI sejak dulu,” tegasnya.

Soroti Tindakan Setda
Imam juga menilai tidak bijak apabila Setda Kabupaten Bogor mengeluarkan surat edaran berdasarkan arahan atau permintaan pihak tertentu tanpa melakukan klarifikasi kepada LASQI sebagai organisasi resmi.

“Tidak elok apabila surat edaran dikeluarkan dengan opini penggiringan massa, apalagi menyebut nama LASQI dan istilah Fest yang sudah memiliki legalitas hukum (HAKI) serta lisensi agregator,” ujarnya.

LASQI meminta agar pemerintah daerah melakukan tabayyun terlebih dahulu kepada pihak terkait sebelum menerbitkan edaran yang menyangkut nama organisasi.

LASQI Jawa Barat Resmi dan Memiliki Legalitas Program

Imam juga menegaskan bahwa LASQI Jawa Barat yang sah dan telah dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat adalah LASQI yang dipimpin oleh Ir. Hj. Metty Triantika MT sebagai Ketua dan H. Erwan Setiawan sebagai Pembina Utama.

“LASQI Fest adalah produk program kerja resmi LASQI, hasil karya insan seni islami Jawa Barat, memiliki logo, lisensi hukum, dan theme song yang telah tercatat,” tambahnya.

Ajeng Umaroh, Ketua DPD LASQI Kabupaten Bogor, menyampaikan tanggapan tegas bahwa terdapat dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat yang menerbitkan surat edaran terkait kegiatan LASQI. Ia menilai langkah tersebut tidak tepat dan berpotensi mencampuradukkan urusan pemerintahan dengan organisasi kemasyarakatan yang memiliki legalitas, struktur, dan kewenangan yang sah.

Ajeng Umaroh menegaskan bahwa tindakan demikian tidak dapat dibiarkan. Pihaknya akan melakukan konsultasi hukum untuk memastikan apakah penerbitan surat edaran tersebut sesuai regulasi, sekaligus menentukan langkah resmi demi menjaga marwah, independensi, dan kedaulatan organisasi LASQI Kabupaten Bogor.

Bpk. Arsani., S.H., M.H ( legal lasqi kab Bogor ) mengatakan, selevel pembina aparatur pemerintah daerah ( sekda ) kab Bogor harusnya tidak membuat kegaduhan dan memihak dengan mendukung kelembagaan seperti tandingan, LASQI kab Bogor jelas terdaftar di Kesbangpol berdiri sejak 1970 dan LASQI Nusantara jaya Fest diperkirakan tahun 2023 ( mentang-mentang ketuanya anggota dewan aktif yang terhormat DPRD kab Bogor ) sudah cukup jelas masyarakat bisa menilai. ( Tim )

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru