SAMPANG, Detikzone.id— Jumat pagi di Mapolsek Sokobanah berubah menjadi momen penuh haru dan keberkahan. Puluhan anak yatim diundang khusus untuk mengikuti kegiatan Khotmil Qur’an sekaligus menerima santunan.
Sejak matahari mulai naik, suasana di halaman Polsek sudah dipenuhi lantunan ayat suci yang dibacakan dengan khusyuk oleh para santri. Keheningan itu memancarkan nuansa relijius yang menghangatkan hati seluruh warga yang hadir.(05/12/2025).
Kegiatan ini bukan hanya seremoni spiritual semata, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus. Polsek Sokobanah IPTU Sujiyono.SH ingin menunjukkan bahwa tugas polisi tidak berhenti pada penegakan hukum saja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta perwakilan santri turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka mempertegas kuatnya sinergitas antara aparat dan warga dalam merawat nilai-nilai sosial.
Khotmil Qur’an berlangsung dengan khidmat. Para santri memimpin pembacaan ayat suci dari awal hingga khatam, sementara seluruh peserta mengikuti dengan penuh ketenangan dan harapan akan turunnya keberkahan.
Suasana haru mulai terasa ketika doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan masyarakat Sokobanah, kelancaran tugas kepolisian, dan masa depan anak-anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Usai rangkaian doa, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan. Wajah polos anak-anak yatim tampak berseri-seri, mencerminkan kebahagiaan sederhana yang begitu bermakna bagi mereka.
Kapolsek Sokobanah IPTU Sujiyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek dalam memperkuat kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat.
“Kami ingin keberadaan Polsek benar-benar memberikan manfaat. Santunan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap membawa kebahagiaan dan meringankan beban anak-anak kita,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa program Santunan Anak yatim akan terus berlanjut sebagai agenda sosial yang rutin dilakukan Setiap Jumaat legi ( Bulan). Menurutnya, kebaikan harus dihadirkan secara berkesinambungan, bukan hanya ketika ada momentum tertentu.
Pihaknya siap hadir di tengah-tengah masyarakat jika ada kegiatan asalkan diberitahu dan di suasana acara tersebut polsek sokobanah Sujiyono memohon Do’a atas Berpulangnya Anggotanya tadi malem semoga beliau khusnol khotimah dan di tempatkan di surganya Allah, keluarga yang di tinggalkan diberikan kesabaran .ungkapnya
Perwakilan orang tua anak yatim tak kuasa menahan rasa syukur atas kegiatan tersebut. Mereka menyebut apa yang dilakukan Polsek sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Bagi kami, kepedulian seperti ini sangat berharga. Kami berterima kasih karena Polsek tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli kepada anak-anak kami,” ujarnya sembari menahan haru.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Ust.Matdulla menyampaikan. Ia menilai kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kepolisian semakin dekat dan terbuka terhadap warga.
Dalam sambutannya, ia berharap Polsek Sokobanah terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Menurutnya, hubungan baik antara aparat dan warga adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman dan rukun.
“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga. Ketika polisi dan masyarakat berjalan seiring, maka keamanan akan lebih mudah diwujudkan,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Seluruh peserta mengamini dengan penuh harap agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua pihak.
Program Binrohtal Khotmil Qur’an dan Santunan Anak yatim yang digelar Polsek Sokobanah kembali menjadi bukti bahwa kepolisian mampu memberi teladan dalam hal kepedulian, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebuah langkah mulia yang semakin menguatkan hubungan aparat dengan masyarakat.
Penulis : Anam







