Pertanian Sumenep Naik Kelas

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang modern, efisien, dan berdaya saing melalui pengembangan Kawasan Smart Farming Hortikultura. Program strategis ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani dengan pemanfaatan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat meresmikan Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kamis (18/12/2025).

Menurut Wabup, penerapan konsep smart farming merupakan jawaban atas berbagai tantangan pertanian saat ini, mulai dari keterbatasan lahan, perubahan iklim, hingga tuntutan pasar yang semakin kompetitif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Kami berharap kehadiran kawasan smart farming ini mampu membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, agar tertarik terjun ke sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis teknologi,” ujar KH. Imam Hasyim di sela peresmian.

Ia menegaskan, kawasan tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi petani di wilayah lain dalam mengembangkan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi penopang perekonomian Kabupaten Sumenep di masa depan.

Melalui pengelolaan yang terarah dan berkesinambungan, kawasan smart farming hortikultura dinilai mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian lokal.

Wabup juga mengungkapkan bahwa hasil pertanian dari program Smart Farming Hortikultura telah berhasil menembus pasar modern, seperti Indomaret dan jaringan ritel lainnya, sebagai bukti bahwa produk yang dihasilkan memiliki standar kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar.

“Ini membuktikan bahwa pertanian berbasis teknologi bukan hanya meningkatkan hasil, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Wabup kembali mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian dengan pendekatan inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kawasan Smart Farming Hortikultura Desa Kasengan sendiri telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, di antaranya green house tanaman selada dan melon, sebagai bagian dari pengembangan hortikultura modern berbasis teknologi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Berita Terbaru