Perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumenep Harus Bersih dan Ramah Lingkungan

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan Surat Edaran Nomor 44 Tahun 2025 untuk meminimalisir penumpukan sampah jelang dan saat perayaan Hari Natal 2025 serta Tahun Baru 2026. Surat edaran ini ditetapkan pada Jumat (19/12/2025) dan resmi disampaikan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (20/12/2025).

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, perayaan Natal dan Tahun Baru perlu dilakukan dengan konsep minimal sampah dan ramah lingkungan sebagai upaya mendukung pengurangan timbulan sampah dan meningkatkan kualitas hidup lingkungan di Kabupaten Sumenep.

Dalam surat edaran tersebut, terdapat delapan poin penting yang harus diperhatikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti kantong plastik, sedotan, styrofoam, dan kemasan sekali pakai lainnya.

Kedua, mengutamakan peralatan makan dan minum yang dapat digunakan kembali atau ramah lingkungan.

Ketiga, melaksanakan pemilahan sampah antara organik dan nonorganik pada setiap kegiatan perayaan.

Poin keempat, menghindari penggunaan dekorasi sekali pakai serta mengutamakan dekorasi yang dapat digunakan kembali.

Selanjutnya, Bupati mengimbau penyediaan tempat sampah terpilah di lokasi perayaan, tempat ibadah, fasilitas umum, hotel, restoran, tempat wisata, dan titik strategis lainnya.

Tiga poin terakhir meliputi: menjaga kebersihan lingkungan sebelum, selama, dan setelah perayaan; mendukung peran aktif Bank Sampah, TPS 3R, dan UPTD Pengelolaan Sampah dalam pengelolaan sampah hasil kegiatan perayaan; serta panitia Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 wajib menyelenggarakan acara dengan konsep less waste event, sesuai pedoman yang dapat diakses di https://bit.ly/PedomanPengendalianSampahNataru2025.

“Melalui penerapan perayaan Natal dan Tahun Baru yang minim sampah, diharapkan terwujud Kabupaten Sumenep yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara bertanggung jawab,” tutup Bupati.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Berita Terbaru