SUMENEP — Dari bangku sekolah menengah pertama di ujung timur Pulau Madura, sebuah prestasi akademik lahir menghentak panggung nasional. Aulia Qurrota Ayunin Nugroho, putri anggota Kepolisian Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Kota Sumenep, berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Kompetisi Nasional Venus ke-3 bidang Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris.
Ajang bergengsi tersebut berlangsung pada 13 Desember 2025 di Universitas PGRI Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, dan diikuti peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Dalam kompetisi yang menuntut ketajaman logika, ketekunan berpikir, serta ketahanan mental itu, Aulia tampil meyakinkan dan sukses meraih medali emas, mengungguli peserta-peserta terbaik dari berbagai daerah.
Saat ini, Aulia tercatat sebagai siswi kelas VIII SMPIT Alhidayah. Usianya masih belia, namun jejak prestasinya menunjukkan kematangan intelektual yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberhasilannya di Venus ke-3 bukanlah capaian tunggal, melainkan bagian dari rangkaian konsistensi prestasi yang terus ia bangun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berselang lama, Aulia kembali menunjukkan daya saingnya dengan meraih medali dalam kompetisi tingkat nasional di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dari total 107 peserta terbaik dari seluruh Indonesia, ia mampu berdiri sejajar dan membuktikan bahwa pelajar dari daerah memiliki kualitas yang setara dalam arena kompetisi akademik nasional.
Bagi Aulia, kemenangan ini datang tanpa rasa jumawa.
Ia justru mengaku terkejut sekaligus bersyukur saat namanya diumumkan sebagai peraih medali.
“Awalnya saya tidak menyangka bisa meraih prestasi di ajang nasional. Pesertanya sangat hebat dan berasal dari berbagai daerah. Saya senang, bersyukur, dan sedikit kaget ketika nama saya dipanggil,” ujar Aulia.
Ia menuturkan bahwa kompetisi tersebut memberinya pengalaman berharga, bukan hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam membangun mental dan kepercayaan diri.
“Pengalaman ini membuat saya semakin termotivasi untuk belajar dan berlatih, terutama di Matematika dan Sains. Saya jadi lebih berani mencoba dan tidak takut bersaing,” tambahnya.
Di balik capaian itu, terdapat peran keluarga yang menjadi fondasi utama. Nurul Huda Sn, ayah Aulia yang saat ini mengemban amanah sebagai Kanit Reskrim Polsek Kota Sumenep, mengaku bangga dan terharu atas prestasi putrinya. Di tengah kesibukan tugas kepolisian, ia berupaya menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat bangga dengan kerja keras dan dedikasi Aulia. Prestasi ini bukan semata-mata karena bakat, tetapi hasil dari proses panjang, kedisiplinan belajar, dan kemauan untuk terus berusaha,” ungkapnya.
Ia berharap prestasi sang putri tidak berhenti pada raihan medali, tetapi menjadi bekal karakter dan semangat dalam menempuh pendidikan ke depan.
“Semoga Aulia terus rendah hati, tidak cepat puas, dan bisa mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Sumenep. Kami juga berharap ini bisa memotivasi anak-anak lain,” tegasnya.
Menurut Nurul Huda, keberhasilan Aulia adalah bukti bahwa anak-anak daerah memiliki potensi besar jika didukung dengan lingkungan keluarga yang sehat, sekolah yang peduli, serta semangat belajar yang kuat. Ia menilai prestasi ini sebagai pesan optimisme bagi generasi muda Sumenep.
Sementara itu, pihak SMPIT Alhidayah turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian siswinya tersebut. Sekolah menilai keberhasilan Aulia sebagai refleksi dari sistem pendidikan yang menitikberatkan pada pengembangan potensi akademik sekaligus pembentukan karakter.
Prestasi Aulia Qurrota Ayunin Nugroho menjadi gambaran bahwa pendidikan sejatinya bukan sekadar mengejar nilai dan medali. Di dalamnya terdapat proses pembentukan disiplin, keberanian menghadapi tantangan, fokus, dan rasa ingin tahu nilai-nilai penting yang akan menjadi kompas dalam perjalanan akademik dan kehidupannya di masa depan.
Lebih dari sekadar kemenangan pribadi, capaian ini menjadi simbol harapan bahwa dari Sumenep, dari ruang-ruang kelas sederhana, dapat lahir generasi muda yang siap bersaing, berprestasi, dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.
Dengan prestasi tersebut, Aulia tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Sumenep untuk terus percaya diri, tekun belajar, dan berani bermimpi besar.
Penulis : Redaksi








