Resmi Dilantik, LASQI Ciamis Perkuat Peran Seni Budaya Islam

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Ciamis masa bhakti 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan. Pelantikan digelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Senin (22/12/2025), sebagai langkah awal penguatan seni budaya Islam di daerah.

Pelantikan dilakukan oleh Bupati Ciamis yang diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Drs. Wawan Ruhiyat, dan disaksikan unsur Forkopimda, perwakilan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus LASQI tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pengurus DPW LASQI Jawa Barat turut hadir, di antaranya Ketua DPW LASQI Jawa Barat Ir. Hj. Metty Triantika, MT, dan Sekretaris DPW LASQI Jawa Barat H. Moch. Imam Nasrulloh, S.H., M.H. Kehadiran jajaran provinsi menegaskan legitimasi dan arah pembinaan LASQI di Kabupaten Ciamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD LASQI Kabupaten Ciamis terpilih, Dadi Supriadi, S.HI., Gr., menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi prioritas utama kepengurusannya. Ia mengakui, hingga kini struktur LASQI di tingkat kecamatan belum sepenuhnya terbentuk.

“Langkah pertama kami adalah memperkuat struktur organisasi. Kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPK belum seluruhnya terbentuk, dan ini akan segera kami tuntaskan,” kata Dadi.

Selain konsolidasi kelembagaan, Dadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengurus. Menurutnya, organisasi tidak akan berjalan optimal tanpa kapasitas dan kompetensi yang memadai.

“Peningkatan kualitas pengurus menjadi kunci. Tanpa modal keilmuan dan kemampuan manajerial, LASQI tidak akan mampu bergerak maksimal,” ujarnya.

Dadi juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan LASQI. Ia menyebut, sinergi dengan pemerintah menjadi faktor penentu keberhasilan program kerja organisasi.

“Tanpa dukungan pemerintah daerah, ruang gerak LASQI akan terbatas. Karena itu, kami berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif dengan seluruh unsur pemerintahan,” tegasnya.

Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian DPD LASQI Ciamis adalah perluasan pembinaan seni qasidah ke sekolah formal. Selama ini, pembinaan seni Islami dinilai masih terfokus pada pesantren dan madrasah.

“Potensi seni Islami di sekolah formal seperti SMP, SMA, dan SMK sangat besar, tetapi belum tergarap optimal. Ini akan menjadi fokus kami ke depan,” ujar Dadi.

Dalam waktu dekat, DPD LASQI Ciamis juga merencanakan sejumlah kegiatan dan event seni Islami, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Dadi menilai, kegiatan tersebut bukan hanya ajang ekspresi seni, tetapi juga sarana pembinaan dan regenerasi.

Ia menambahkan, sertifikasi kegiatan seni qasidah yang dikeluarkan LASQI diharapkan dapat diakui oleh lembaga pendidikan formal, sehingga memberi nilai tambah bagi peserta didik.

“Jika sertifikat diterbitkan oleh LASQI, insyaallah bisa diakui oleh sekolah formal. Ini menjadi motivasi bagi pelajar untuk aktif di seni qasidah,” katanya.

Dadi menegaskan, kepengurusan LASQI Ciamis periode 2025–2030 akan dijalankan dengan prinsip solidaritas, transparansi, dan akuntabilitas.

“Setiap prestasi selalu diiringi tantangan. Karena itu, kami akan rutin melakukan koordinasi dan evaluasi agar organisasi berjalan sesuai koridor,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW LASQI Jawa Barat, H. Moch. Imam Nasrulloh, S.H., M.H., mengapresiasi terbentuknya kepengurusan DPD LASQI Kabupaten Ciamis. Ia berharap LASQI Ciamis mampu menjadi motor penggerak seni budaya Islam di daerah.

“Kami berharap LASQI Ciamis tidak hanya eksis secara organisasi, tetapi juga mampu melahirkan karya dan prestasi,” kata Imam.

Ia menilai, penampilan grup-grup seni Islami dalam acara pelantikan menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki Ciamis.

“Talenta-talenta ini harus dijaring dan dibina secara berkelanjutan. LASQI harus menjadi wadah kebangkitan seni budaya Islam di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Imam juga menegaskan pentingnya memiliki kalender kegiatan yang terukur, termasuk program pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi pada tahun 2026. Ia secara khusus mendorong agar seni qasidah masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Seni qasidah harus masuk ekskul sekolah, mulai dari pendidikan dasar hingga SMA. Ini penting untuk regenerasi,” tegasnya.

Menanggapi dinamika organisasi, Imam mengingatkan pentingnya menjunjung legalitas dan etika berorganisasi.

“LASQI memiliki payung hukum yang jelas. Jika ada perbedaan pandangan, mari disikapi dengan berkarya. Legalitas dan masyarakat yang akan menilai,” katanya.

Dalam sambutan Bupati Ciamis yang dibacakan Plh Sekda, Drs. Wawan Ruhiyat, ditegaskan bahwa LASQI memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter masyarakat melalui seni budaya Islam.

“Melalui qasidah dan syair Islami, LASQI mampu menyampaikan pesan moral, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai keimanan dan kebangsaan kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan modernisasi harus dijawab dengan inovasi, termasuk pemanfaatan media digital dan pengemasan seni qasidah yang kreatif serta edukatif.

Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjutnya, menyatakan komitmen mendukung kiprah LASQI sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis religiusitas, kearifan lokal, dan pelestarian budaya.

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar seni budaya Islami tetap hidup dan berkembang,” pungkasnya.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat
APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg
LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan
Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta
Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean
Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri
Diskominfo Sumenep Siapkan Layanan Informasi Publik Terintegrasi hingga Tingkat Desa
DUOMAMA Resmi Diluncurkan! SDN Panaongan III Jadi Pelopor Kebangkitan Bahasa dan Budaya Madura di Pasongsongan Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:49 WIB

APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:01 WIB

LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:19 WIB

Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:54 WIB

Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri

Berita Terbaru