PWP dan LPRI Gelar Dialog Publik Refleksi Akhir Tahun 2025, Evaluasi Pembangunan Kabupaten Bogor dan Rumuskan Kebijakan Masa Depan

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Perkumpulan Wartawan Pemda (PWP) bersama Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) menggelar Dialog Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 dengan tema “Evaluasi Pembangunan Kabupaten Bogor dan Perumusan Arah Kebijakan ke Depan”, Sabtu (27/12/2025).

Acara ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi pemangku kepentingan, akademisi, tokoh masyarakat, dan insan pers untuk menilai capaian pembangunan sepanjang tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan menghimpun pandangan kritis, masukan konstruktif, serta rekomendasi strategis terkait berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PWP, Indrawan Nyok, dalam sambutannya menegaskan bahwa dialog publik merupakan bentuk tanggung jawab moral pers dalam mengawal pembangunan daerah.

“Pers tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Acara refleksi akhir tahun ini tanpa campur tangan pemerintah Kabupaten Bogor dan menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana pembangunan berjalan sesuai harapan publik. Dari forum ini, kami berharap lahir rekomendasi nyata yang bisa menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan ke depan,” ujar Nyok.

Dialog publik berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan kritik peserta. Isu strategis yang mengemuka antara lain pemerataan pembangunan antarwilayah, kualitas pelayanan publik, transparansi anggaran, serta perlunya penguatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat dari LSM Harimau, Mahasiswa GMPB, BPI, LSM Prabu, LPRI, PADAKAMY, GBNN, dan Garda Sakongi menekankan pentingnya evaluasi berbasis data dan kebutuhan riil warga.

Mereka mendorong agar hasil dialog tidak berhenti di wacana, tetapi ditindaklanjuti menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, PWP menegaskan komitmennya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjaga fungsi kontrol sosial pers demi tercapainya pembangunan Kabupaten Bogor yang inklusif, transparan, dan berkeadilan.

Dialog Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 diharapkan menjadi kontribusi nyata insan pers dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor agar lebih responsif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat di tahun 2026.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir, Anggi: Jangan Lewatkan Keberkahan Haul Masyayikh 19 Juli
Pengadilan Agama Kendal dan Lapas Kendal Perbarui Komitmen Kerja Sama
Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF Dalam Perspektif Fikih Muamalah
Merangkai Inspirasi Dari Ujung Pantura: 30 Tahun Tak Pernah Telat, Herlinawati Jadi Matahari Pagi di Pemalang
Menyoal Gurita Mafia Solar Subsidi di SPBU Pacekulon Nganjuk, Siapa Aktor di Baliknya?
Jangan Bohongi Presiden RI
Ketua DPC PWRI Kebumen Apresiasi Komitmen Prabowo dalam Penegakan Hukum, Harapkan Indonesia Bersih dan Bebas Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:14 WIB

Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir, Anggi: Jangan Lewatkan Keberkahan Haul Masyayikh 19 Juli

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pengadilan Agama Kendal dan Lapas Kendal Perbarui Komitmen Kerja Sama

Senin, 13 Juli 2026 - 22:33 WIB

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:57 WIB

ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF Dalam Perspektif Fikih Muamalah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:08 WIB

Merangkai Inspirasi Dari Ujung Pantura: 30 Tahun Tak Pernah Telat, Herlinawati Jadi Matahari Pagi di Pemalang

Berita Terbaru