Situbondo — Proyek rehabilitasi Gedung Kawedanan Besuki beserta selasar dan Pendopo Pate Alos resmi rampung 100 persen. Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Pelita dan CV Unggul ini mendapat apresiasi karena diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar mutu yang ditetapkan.
Gedung Kawedanan Besuki merupakan bangunan bersejarah peninggalan Gubernur Hindia Belanda, Herman Willem Daendels, yang memiliki nilai historis dan arsitektur tinggi. Ke depan, bangunan ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan kembali kejayaan Besuki sekaligus menghidupkan fungsi ekonomi masyarakat sekitar.
.
Rampungnya proyek tersebut menjadi penanda keseriusan Bupati Situbondo, Rio, dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, serta tetap menjunjung tinggi pelestarian cagar budaya peninggalan kolonial. Bangunan berarsitektur elegan ini direncanakan mulai awal tahun 2026 akan difungsikan sebagai kantor dinas bupati sekaligus kediaman resmi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana disampaikan Bupati Rio beberapa waktu lalu, dirinya telah menjadwalkan untuk lebih banyak berkegiatan di wilayah barat Situbondo tersebut.
“Mulai awal Januari 2026 saya agendakan tiga hari berdinas di Besuki dan tiga hari di Situbondo. Begitu pendopo selesai, akan langsung saya tempati,” ujar Rio.
Rencana bupati untuk berkantor sekaligus menetap di Besuki mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran pemimpin daerah secara berkala dinilai akan memudahkan komunikasi dengan warga, sekaligus menegaskan komitmen Rio sebagai pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Keberhasilan proyek rehabilitasi Gedung dan Pendopo Kawedanan Besuki tidak lepas dari peran penting profesionalitas CV Pelita dan CV Unggul. Kedua rekanan tersebut merupakan vendor asli putra daerah Situbondo yang telah lama berpengalaman di bidang pengadaan barang dan jasa.
Lingkup pekerjaan meliputi perbaikan gapura, pemulihan bangunan utama termasuk dinding dan atap, penataan interior, pembangunan gedung staf, musholla, hingga kolam ikan. Seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar, terukur, serta diselesaikan sesuai jadwal dengan hasil yang memenuhi standar kualitas.
Dengan rampungnya rehabilitasi ini, Gedung Kawedanan Besuki diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi ikon sejarah dan penggerak aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat Besuki ke depan.
Penulis : Anton







