Bupati Pemalang Tegaskan Zero Tolerance Titip-Murid di SPMB 2026, Teken Fakta Integritas Bersama Kepala Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, menegaskan sikap tegas pemerintah daerah dalam menutup ruang praktik titip-menitip pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, khususnya pada sekolah-sekolah unggulan dan favorit.

Menurutnya, praktik titipan yang kerap terjadi dari tahun ke tahun tidak hanya mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda karena mengabaikan sistem seleksi yang seharusnya berbasis prestasi, zonasi, dan afirmasi.

“Pendidikan adalah tiket masa depan. Dan gerbang pertama tiket itu adalah SPMB. Jika gerbangnya sudah kotor, maka masa depan yang lahir dari sana juga akan ikut kotor,” tegas Anom saat penandatanganan Fakta Integritas SPMB 2026 di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Rabu (3/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama perwakilan kepala sekolah SMP dan SMA se-Kabupaten Pemalang menandatangani Fakta Integritas sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan sistem penerimaan peserta didik baru yang bersih, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Anom menegaskan bahwa penandatanganan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah komitmen moral yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Fakta integritas ini adalah sumpah bersama, bukan hanya diucapkan di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Tidak boleh lagi ada cerita titip anak ke orang dalam, jual beli kursi sekolah, atau pungutan liar berkedok sumbangan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk kecurangan dalam proses SPMB.

Tidak ada ruang kompromi bagi praktik yang mencederai integritas pendidikan.
Penandatanganan Fakta Integritas tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur pemerintah daerah, instansi pendidikan, serta perwakilan aparat keamanan, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem penerimaan siswa yang lebih bersih dan akuntabel.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap proses SPMB dapat benar-benar berjalan sesuai ketentuan, yakni berdasarkan domisili zonasi, prestasi, serta jalur afirmasi bagi masyarakat kurang mampu.

“Harapan kita sederhana: kursi sekolah harus diberikan kepada yang berhak, bukan kepada yang punya kedekatan,” pungkas Bupati.
(Ragil)

Berita Terkait

Kampung Unik di Pemalang, Tiap Rumah Miliki Jembatan
PKBM Warga Mandiri Lapas Cipinang Wujudkan Pembelajaran Berbasis Kewirausahaan
Berita Penting: Seluruh Pucuk Pimpinan Badan Gizi Nasional Resmi Dicopot Presiden Prabowo
HMI Kebumen Gelar Leadership Camp LK 1 di Sagara View Karangbolong, Cetak Kader Pemimpin Visioner
Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:48 WIB

Kampung Unik di Pemalang, Tiap Rumah Miliki Jembatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:47 WIB

PKBM Warga Mandiri Lapas Cipinang Wujudkan Pembelajaran Berbasis Kewirausahaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:35 WIB

Bupati Pemalang Tegaskan Zero Tolerance Titip-Murid di SPMB 2026, Teken Fakta Integritas Bersama Kepala Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:08 WIB

Berita Penting: Seluruh Pucuk Pimpinan Badan Gizi Nasional Resmi Dicopot Presiden Prabowo

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:02 WIB

HMI Kebumen Gelar Leadership Camp LK 1 di Sagara View Karangbolong, Cetak Kader Pemimpin Visioner

Berita Terbaru

NASIONAL

Kampung Unik di Pemalang, Tiap Rumah Miliki Jembatan

Rabu, 3 Jun 2026 - 15:48 WIB