Jagung Hibrida BISI 2 Jadi Kunci Produktivitas Petani Milenial Sumenep

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Milenial Sumenep tengah menanam benih jagung hibrida BISI 2 di Desa Torbang, Kecamatan Batuan. Kegiatan ini dilakukan dengan sistem jajar legowo untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Petani Milenial Sumenep tengah menanam benih jagung hibrida BISI 2 di Desa Torbang, Kecamatan Batuan. Kegiatan ini dilakukan dengan sistem jajar legowo untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

SUMENEP – Petani Milenial Kabupaten Sumenep menunjukkan aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah.  Di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, mereka menanam benih jagung hibrida BISI 2 dengan sistem tanam jajar legowo, sebuah metode yang mampu meningkatkan populasi tanaman, memperbaiki sirkulasi udara, serta memaksimalkan penyerapan sinar matahari agar hasil panen lebih optimal.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para petani muda, tetapi juga memanfaatkan lahan pertanian milik warga setempat.

Benih jagung hibrida BISI 2 dipilih karena potensi hasilnya yang tinggi, daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lahan, dan ketahanan terhadap serangan penyakit. Varietas ini dinilai sangat cocok untuk dikembangkan di wilayah Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yoga, pengurus Petani Milenial Sumenep bidang perkebunan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata bahwa petani muda mampu menjadi motor penggerak pertanian modern dan berkelanjutan.

“Penanaman jagung hibrida BISI 2 dengan sistem jajar legowo ini kami lakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil panen petani. Kami ingin menunjukkan bahwa petani milenial mampu memimpin pertanian yang maju, modern, dan produktif,” ujar Yoga.

Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani lain mengenai penggunaan benih unggul dan teknik budidaya yang efisien.

Yoga berharap program ini bisa diperluas ke desa-desa lain, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep semakin tangguh.

Melalui penanaman jagung hibrida ini, Petani Milenial Sumenep optimistis dapat memberi dampak positif bagi perekonomian lokal dan memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda mampu membawa inovasi nyata di dunia pertanian.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Berita Terbaru