Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti Kegiatan Mewarnai sebagai Media Ekspresi Diri

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pemalang mengikuti kegiatan mewarnai gambar sebagai media kebebasan berekspresi dan asesmen karakter yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Aula Rutan Pemalang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Jurusan Bimbingan Konseling Islam, dengan pendampingan petugas Rutan.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kebebasan untuk mewarnai gambar sesuai dengan kondisi mental dan perasaan yang mereka rasakan saat itu. Hasil karya yang dihasilkan menunjukkan keberagaman pilihan warna, mulai dari warna-warna cerah hingga warna-warna gelap. Perbedaan tersebut tidak dinilai sebagai sesuatu yang buruk, melainkan sebagai cerminan perbedaan karakter dan kondisi psikologis setiap individu. Seluruh hasil karya warga binaan dinilai baik dan memiliki makna tersendiri.

Setelah proses mewarnai, warga binaan diberikan kesempatan untuk menjelaskan maksud dari gambar yang telah mereka warnai, termasuk makna dari pemilihan warna yang digunakan. Selain itu, mereka juga menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa sebagai bagian dari proses asesmen dan pemahaman karakter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPL memberikan penjelasan serta penilaian terhadap aktivitas yang telah dilakukan oleh warga binaan berdasarkan hasil pemaparan dan interaksi yang berlangsung.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang ekspresi diri, meningkatkan kesadaran emosional, serta menegaskan bahwa setiap manusia memiliki perbedaan karakter, namun tetap memiliki nilai positif dan layak dihargai dalam proses pembinaan.

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya
Digitise Innovations Gandeng STMIK Tazkia, Gelar Business Coaching “Praktek Langsung dari Nol” untuk Digitalisasi UMKM
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:46 WIB

Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu

Berita Terbaru