Terapkan Green Correctional, Lapas Cipinang Berdayakan Warga Binaan Kelola Limbah MLP

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus mengembangkan model pembinaan kemandirian yang adaptif terhadap isu global keberlanjutan. Melalui pengolahan limbah Multilayer Packaging (MLP), Lapas Cipinang menerapkan konsep green correctional berbasis circular economy, dengan melibatkan langsung Warga Binaan sebagai subjek pembinaan, bukan sekadar objek pembinaan.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Second Chance Foundation bersama PT Sirsak, dengan fokus pada pengelolaan limbah MLP—jenis sampah residu yang sulit terurai dan selama ini menjadi tantangan serius dalam sistem persampahan. Limbah yang sebelumnya tidak bernilai kini diolah kembali menjadi produk fungsional, sekaligus menjadi sarana pembelajaran ekonomi sirkular di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pendekatan green correctional merupakan bagian dari transformasi pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan individu, tetapi juga kontribusi nyata terhadap lingkungan dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemasyarakatan hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman. Melalui pengolahan limbah berbasis circular economy, Warga Binaan kami bekali keterampilan, kesadaran lingkungan, dan nilai produktif. Ini bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi pembinaan pola pikir berkelanjutan,” tegas Wachid, Selasa (3/2).

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Cipinang, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa Warga Binaan dilatih secara komprehensif mulai dari hulu hingga hilir proses pengelolaan limbah.

“Warga Binaan mempelajari proses pemilahan, pembersihan, hingga pengolahan limbah MLP menjadi produk bernilai guna. Konsep circular economy kami terapkan agar mereka memahami bahwa limbah bukan akhir, tetapi awal dari nilai baru yang produktif,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman etos kerja hijau (green work ethic), kreativitas, serta tanggung jawab sosial. Selain menghasilkan produk, Warga Binaan dilatih memahami dampak lingkungan dari aktivitas manusia serta pentingnya efisiensi sumber daya.

Salah satu Warga Binaan, DS, mengaku kegiatan tersebut mengubah cara pandangnya terhadap sampah dan lingkungan. “Selama ini saya pikir sampah itu tidak berguna. Di sini saya belajar bahwa sampah bisa diolah dan punya nilai. Saya jadi lebih peduli lingkungan dan ingin menerapkan pola hidup ini setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pengolahan limbah MLP berbasis circular economy, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya membangun green correctional system yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, serta pembinaan kemandirian Warga Binaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia
Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet
Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati
PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA
Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​
Koramil 0809/02 Pesantren Kediri Antar Senyum ke Rumah Warga, Bantuan Lemari dan Kursi Lengkapi Program RTLH
Fenomena Gepeng di Masjid Agung Pemalang Kian Marak, Satpol PP Siapkan Langkah Penertiban
Genjot Swasembada Gula, Petani Tebu Probolinggo Terima Bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIB

Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:37 WIB

PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:24 WIB

Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​

Berita Terbaru