Menanti Lampu Hijau BKN, Kursi Strategis OPD Sumenep Segera Diisi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Sejumlah jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama eselon IIB di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep masih kosong.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menegaskan komitmennya untuk segera mengisi posisi strategis tersebut melalui mekanisme yang sah, transparan, dan berkeadilan.

Jabatan yang belum terisi meliputi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Inspektorat, serta tiga posisi staf ahli bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Fauzi, kekosongan jabatan bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyangkut efektivitas roda pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

“Kami memastikan seluruh jabatan kepala OPD dan staf ahli akan diisi. Saat ini kami sudah mengajukan permohonan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Fauzi, Rabu (4/2/2026).

Ia menegaskan, pengisian jabatan strategis tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa atau sarat kepentingan. Setiap tahapan harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk menunggu rekomendasi resmi dari BKN sebagai bentuk pengawasan dan kontrol sistem kepegawaian nasional.

“Pengisian jabatan eselon IIB ini harus melalui mekanisme yang benar. Setelah rekomendasi BKN turun, barulah kami lakukan seleksi terbuka,” terangnya.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menekankan bahwa seleksi terbuka merupakan manifestasi nyata penerapan sistem merit dalam birokrasi daerah.

Artinya, jabatan tidak ditentukan oleh kedekatan atau kepentingan politik, melainkan oleh kompetensi, rekam jejak, dan kapasitas individu.

“Seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Penilaiannya berdasarkan kemampuan para pendaftar, agar pejabat yang terpilih benar-benar siap menjalankan amanah,” tandasnya.

Melalui proses ini, Pemkab Sumenep berharap lahir pejabat-pejabat strategis yang berintegritas dan profesional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. Pengisian jabatan bukan sekadar mengisi kursi kosong, tetapi menjadi momentum pembenahan birokrasi demi pelayanan publik yang lebih baik dan berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:11 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Berita Terbaru