Walau Bulan Suci Ramadan, Denyut Pelayanan Kesehatan RSUD Sumenep Tetap Hidup, Siaga, dan Responsif Melayani Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Suasana aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tetap berlangsung normal dan siaga selama bulan suci Ramadan, sebagai bentuk komitmen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga akses layanan medis bagi masyarakat tanpa mengenal waktu dan momentum.

Keterangan Foto: Suasana aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tetap berlangsung normal dan siaga selama bulan suci Ramadan, sebagai bentuk komitmen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga akses layanan medis bagi masyarakat tanpa mengenal waktu dan momentum.

SUMENEP — Di saat sebagian aktivitas publik melambat mengikuti ritme Bulan Suci Ramadhan, denyut pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar justru dipastikan tetap hidup, siaga, dan responsif. Rumah sakit kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menegaskan satu komitmen utama: ibadah tidak boleh menghalangi hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan terbaik.

Ramadhan, bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar, bukan alasan untuk menurunkan standar pelayanan. Justru sebaliknya, bulan penuh makna ini dimaknai sebagai penguat nilai kemanusiaan dan pengabdian. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh unit pelayanan strategis tetap beroperasi normal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, rawat jalan, hingga layanan penunjang medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada istilah “libur kepedulian” di rumah sakit ini. Di tengah penyesuaian jam kerja dan kewajiban ibadah puasa, sistem pelayanan disusun secara matang agar masyarakat tetap mendapat akses layanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa manajemen telah menyiapkan skema penjadwalan tenaga medis dan paramedis secara bergiliran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan tidak terganggu, sekaligus menjaga stamina dan kondisi fisik para petugas kesehatan yang menjalankan ibadah puasa.

“Momentum Ramadhan sama sekali tidak mengurangi komitmen kami. Pelayanan kesehatan adalah tanggung jawab kemanusiaan yang tidak mengenal waktu. Seluruh petugas tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, pengaturan jam kerja dilakukan secara cermat dan proporsional. Tujuannya bukan hanya menjaga kualitas layanan, tetapi juga memastikan para tenaga kesehatan dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa mengorbankan kewajiban profesional.

Tak berhenti pada aspek medis, manajemen rumah sakit juga memberi perhatian khusus pada kenyamanan pasien dan keluarga selama Ramadhan. Fasilitas tempat ibadah disiapkan dengan layak, suasana pelayanan diatur lebih efisien, dan sistem antrean dikendalikan agar waktu tunggu pasien dapat ditekan seminimal mungkin.

Bagi manajemen RSUD, pelayanan kesehatan di bulan puasa bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk nyata pengabdian sosial. Rumah sakit ingin memastikan bahwa masyarakat yang sakit tetap bisa menjalani pengobatan tanpa rasa khawatir, sekaligus tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

dr. Erliyati juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan hanya karena sedang berpuasa. Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan bagian tak terpisahkan dari ibadah itu sendiri.

“Kesehatan adalah modal utama agar ibadah Ramadhan bisa dijalankan secara optimal. Jika ada keluhan, jangan ragu untuk datang dan memeriksakan diri,” pesannya.

Dengan semangat Ramadhan, RSUD dr. H. Moh. Anwar menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai institusi layanan medis, tetapi sebagai penjaga harapan dan keselamatan masyarakat Sumenep. Di saat waktu berjalan lebih pelan dan suasana terasa lebih hening, rumah sakit ini tetap berdiri siaga, menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan tidak pernah mengenal jeda.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Keamanan, Satpam RSUD Sumenep Selalu Sigap dengan Semangat Bismillah Melayani
RSUD Sumenep Perlihatkan Kesiapsiagaan IGD, Pasien Darurat Ditangani Tanpa Delay, dan Kolaborasi Tim Medis Terlihat Solid
Dukung Gerakan Hemat Energi, Dirut RSUD Sumenep Pilih Cara Tak Biasa
Lowongan Bergengsi! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Nakes dan Teknis 2026, Jangan Lewatkan
RSUD Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik, E-Katalog Jadi Senjata Transparansi
Kesempatan Emas! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN 2026, Gratis Tanpa Biaya
Bungkus Kertas Picu Kisruh, SPPG Banjarbillah Sampang dan Kader Posyandu Beda Versi, Distribusi Dinilai Tak Beres
MBG di SDN III Klampar Pamekasan Tak Sesuai Standar, Wali Murid Kecewa dan Sebut Menu ‘Ngawur’”

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

Lebih dari Sekadar Keamanan, Satpam RSUD Sumenep Selalu Sigap dengan Semangat Bismillah Melayani

Senin, 13 April 2026 - 17:26 WIB

RSUD Sumenep Perlihatkan Kesiapsiagaan IGD, Pasien Darurat Ditangani Tanpa Delay, dan Kolaborasi Tim Medis Terlihat Solid

Sabtu, 11 April 2026 - 21:09 WIB

Dukung Gerakan Hemat Energi, Dirut RSUD Sumenep Pilih Cara Tak Biasa

Kamis, 9 April 2026 - 14:49 WIB

Lowongan Bergengsi! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Nakes dan Teknis 2026, Jangan Lewatkan

Kamis, 9 April 2026 - 13:03 WIB

RSUD Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik, E-Katalog Jadi Senjata Transparansi

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB