SITUBONDO – Pendopo Rakyat Situbondo menjadi saksi bisu pergeseran besar dalam tubuh birokrasi Kabupaten Situbondo. Sabtu (28/2/2026), Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio, melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. H. Akhmad Yulianto, M.Si. sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), menggantikan Plh. Sekda, Pak Priyo.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 800.1.3.3/410/431.404/2026. Akhmad Yulianto akan menunaikan amanah mulai 1 Maret 2026 selama tiga bulan ke depan, hingga Sekretaris Daerah definitif dilantik.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi sumpah jabatan. Mas Rio menegaskan, sumpah yang diucapkan bukan formalitas belaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sumpah ini disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Hendaknya diucapkan dengan kesadaran penuh dan kemauan yang sungguh-sungguh,” tegas Mas Rio di hadapan para pejabat.
Poin-poin sumpah menekankan integritas total: kesetiaan pada NKRI, menjaga rahasia negara, dan larangan mutlak menerima gratifikasi.
Dalam arahannya, Mas Rio menggunakan metafora dapur seorang koki untuk menjelaskan gaya kepemimpinan: setiap pejabat memiliki “racikan” masing-masing dalam mengelola birokrasi. Namun satu garis tebal yang ia tekankan: kecepatan eksekusi.
“Datanglah dengan solusi dan rencana, jangan hanya membawa masalah. Lebih baik mencoba dan salah secara teknis daripada tidak melakukan apa-apa,” ujarnya.
Pelantikan Pj Sekda ini juga menjadi sinyal bagi pejabat Eselon III, termasuk para Camat, untuk membuktikan kapasitasnya. Banyak jabatan Eselon II kosong akibat pensiun, sehingga performa menjadi tiket utama untuk “naik kelas”.
Tantangan besar menanti Akhmad Yulianto: menyelesaikan agenda Satu Data. Mas Rio menekankan perlunya sinkronisasi data, terutama setelah pembengkakan anggaran Universal Health Coverage (UHC) hingga Rp73 miliar akibat selisih data 170 ribu jiwa antara BPJS, BPS, Baperida, dan Dukcapil.
“Ketidaksinkronan ini berdampak sistemik, dari bansos hingga beasiswa. Satu Data harus segera rampung agar kebijakan tepat sasaran dan akuntabel,” pungkasnya.
Pelantikan ini menandai babak baru birokrasi Situbondo: cepat, tegas, dan berorientasi hasil. Pj Sekda yang baru diharapkan menjadi motor percepatan pembangunan, menjaga integritas, dan menuntaskan agenda krusial bagi masyarakat.
Penulis : HM
Editor : Anton








