Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Sebuah Rumah Beserta Traktor dan Sepeda Terbakar

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Tindakan membakar sampah sembarangan dan meninggalkannya dalam keadaan api masih menyala, seringkali berujung pada bencana kebakaran serius, sampai menghanguskan rumah, gudang pertanian, hingga barang berharga lainnya.

Hal ini dialami Seorang warga Desa Jrakah RT.005/001 Kecamatan Taman, Pemalang,Jawa Tengah,bernama Abdul Ghani ( 61 ) Rumah beserta 1 Alat pertanian Traktor serta 4 Sepeda Ontel miliknya ludes dilalap si Jago merah.

Menurut penuturan Sodikin, Anggota Damkar Pos Pemalang,berawal dari adanya laporan musibah kebakaran yang diterimanya, pada pukul 17.35 Wib, tentang adanya musibah kebakaran tersebut dari seorang warga Desa Jrakah, Kecamatan Taman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadian berawal dari adanya pekerjaan memotong pohon di belakang Rumah Abdul Ghani, Setelah selesai memotong pohon,orang tersebut ( kemungkinan disuruh pemilik rumah) , membakar daun dan ranting pohon, kemudian ditinggal pulang api dalam kondisi masih menyala, lalu api membesar dan merambat, sehingga mengenai tumpukkan kayu dan merambat ke gudang alat pertanian sehingga membakar apa yang ada didalamnya,” ujar Sodikin saat dikonfirmasi pada Jum’at ( 13/3 ).

Api berhasil dipadamkan oleh regu pemadam kebakaran setelah berjibaku kurang lebih sekitar 15 menit.

“Kita sampai TKP pukul 17.55 Wib dan penanganan pemadaman selesai pukul 18.10 wib,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, kerugian material berupa 1 alat traktor pertanian dan 4 buah sepeda onthel serta beberapa karung pupuk, diperkirakan 30 juta rupiah, korban mengalami kerugian.( Ragil).

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru