Pelantikan Pengurus Takmir Masjid Baiturrahim Tanjunganyar Digelar Bersamaan Nuzulul Qur’an

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGKAPURA – Pengurus Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (NU) 71 Baiturrahim, Dusun Tanjung Anyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, menggelar pelantikan pengurus baru yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu malam Kamis, 29 Ramadhan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 18 Maret 2026, pukul 20.30 WIB atau setelah pelaksanaan shalat tarawih dan khotmil Qur’an bertempat di Masjid Baiturrahim Tanjunganyar.

Pelantikan ini merupakan bagian dari proses estafet kepemimpinan 2026 ~ 2030 dalam kepengurusan masjid, guna menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan serta meningkatkan pelayanan kepada jamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh PC Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Sangkapura, Ketua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Sangkapura, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum spiritual untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan masyarakat di bulan suci Ramadan.

Ketua Ta’mir Masjid Baiturrahim, As’ari, S.HI, menyampaikan bahwa selama ini kegiatan yang berjalan masih lebih banyak berfokus pada pembangunan fisik masjid.

“Ke depan, kami berharap kepengurusan yang baru dapat lebih menghidupkan kegiatan keagamaan di masjid, sehingga tidak hanya megah secara bangunan, tetapi juga makmur dalam aktivitas ibadah dan pembinaan umat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya ingin mengembangkan berbagai program untuk meningkatkan kemakmuran masjid, baik dari sisi ibadah, pendidikan keagamaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua LTMNU Bawean, Shalehuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa para pengurus takmir masjid patut berbangga karena telah diberi amanah untuk memelihara rumah Allah.

“Menjadi pengurus masjid adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk mengabdi dalam memakmurkan rumah Allah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa tugas utama takmir adalah memakmurkan masjid, terutama dengan memastikan pelaksanaan shalat lima waktu berjamaah berjalan dengan baik dan konsisten.

Ia pun mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik agar senantiasa mendapatkan keberkahan dalam menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, serta terus berinovasi dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Gus Faid Bajuri selaku pengasuh Pondok Pesantren Hasan Jufri menyampaikan bahwa Ramadhan akan segera meninggalkan umat Muslim, namun akan kembali di tahun berikutnya.

“Ramadhan akan pergi, tetapi ia akan kembali. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga amal ibadah yang telah dilatih selama bulan suci ini agar tetap istiqamah di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, rasa sedih saat Ramadhan meninggalkan merupakan hal yang wajar, karena bulan penuh berkah tersebut telah membentuk kebiasaan ibadah yang lebih baik.

“Kesedihan itu akan terus kita rasakan dan berjalan bersama waktu, namun hendaknya menjadi pengingat agar kita tetap menjaga amal kebaikan meski Ramadan telah berlalu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa di bulan Ramadhan terdapat malam istimewa, yakni Lailatul Qadar, yang menjadi momentum turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.

“Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan, saat diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah di malam-malam terakhir Ramadan,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kalam Allah yang menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.

“Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan sebagai petunjuk kehidupan. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep
Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng
Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep
Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya
Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru
Hari ke-74 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menyusuri Jejak Dhuafa di Tengah Kerasnya Perjuangan Hidup
Hari ke-73 Sedekah Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Sasar Dhuafa Tak Berpenghasilan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru

Berita Terbaru