Fasilitas Usang Sejak 2011, Layanan Adminduk di Sejumlah Kecamatan Probolinggo Terhambat

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Pelayanan administrasi kependudukan di sejumlah kantor kecamatan kini mengalami kendala serius. Penyebab utamanya adalah kondisi alat perekaman yang sebagian besar telah usang dan rusak akibat faktor usia, mengingat pengadaan alat tersebut terakhir dilakukan pada tahun 2011.

Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama pemerintah daerah dalam melakukan peremajaan perangkat. Diketahui, harga satu paket alat perekaman baru mencapai hampir Rp 200 juta sebuah angka yang cukup membebani kas daerah.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kabupaten Probolinggo,Gufron menjelaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan pengadaan beberapa unit alat baru tahun ini. Namun, jumlahnya masih terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini ada pengadaan, namun prioritas kami berikan untuk kecamatan yang jarak tempuh jauh dari pusat kantor pelanyanan untuk masyarakat di kecamatan terdekat, kami arahkan untuk langsung datang ke kantor Disdukcapil,” ujar Gufron saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026)

Meski dialihkan ke kantor dinas, pemohon tetap mengeluhkan kendala teknis. Selain antrean, Koneksi internet yang lambat dan gangguan sistem kerap terjadi, sehingga memaksa warga pulang dengan tangan hampa tanpa membawa dokumen yang dibutuhkan.

Kondisi ini diperparah dengan adanya pemangkasan anggaran belanja barang dan operasional Saat ini, Disdukcapil harus mengelola anggaran yang ada secara ketat, termasuk alokasi belanja keping KTP el yang dianggarkan sebesar Rp 1,2 milliar untuk kebutuhan 6 bulan, namun barang harus cukup selama satu tahun.

Pihak dinas berharap masyarakat dapat bersabar di tengah keterbatasan sarana prasarana yang ada, sembari terus mengupayakan efisiensi layanan melalui sistem digital.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN
Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB