Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Soekarno Hatta dilaporkan mengalami kemacetan yang cukup signifikan, terutama pada jam-jam sibuk. Penyebab utamanya adalah banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di bahu jalan.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular, memaksa pengendara yang melintas harus memelankan laju kendaraannya karena penyempitan lajur akibat parkir tersebut. Situasi ini diperparah dengan tingginya aktivitas usaha di sepanjang jalan yang menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir pengunjung.

Saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo Wahono membenarkan bahwa sepanjang ruas Jalan Soekarno Hatta memang digunakan untuk parkir tepi jalan umum (on-street parking).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya memang sepanjang ruas Soekarno Hatta untuk parkir tepi jalan dan masuk jalan kota. Sehingga pengguna jalan juga harus pelan-pelan,” ujar Kadishub saat memberikan klarifikasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan bahu jalan di kawasan tersebut masih dianggap wajar karena hampir semua tempat usaha di sepanjang jalan tersebut menggunakan area tepi jalan untuk parkir kendaraan.

Namun, Dishub menegaskan akan melakukan tindakan tegas jika parkir kendaraan sudah merambah ke area trotoar.

“Kalau parkir di trotoar baru melanggar, itu akan kita tindak,” tegasnya.

Kemacetan bukan sekadar persoalan teknis di lapangan, tetapi cerminan dari kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak pada kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Jika tidak segera dibenahi, maka Jalan Soekarno Hatta akan terus menjadi contoh bagaimana ruang publik dikompromikan, sementara masyarakat dipaksa beradaptasi dengan ketidaknyamanan yang seharusnya bisa dicegah.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal
Gerak Cepat DPUPR Probolinggo: Tiga Ruas Jalan Utama Langsung Mulus Lewat Aduan ‘SAE JAL’
Dandim Sumenep Cek Langsung Proyek Jembatan Perintis Garuda, Pastikan Kokoh Sebelum Diresmikan
Prabowo Resmikan Jalan Rp14 Miliar di Sampang, Warga Pertanyakan Nasib Jalan kabupaten dan Desa yang Puluhan Tahun Terabaikan
Prabowo Resmikan Jalan Inpres Sampang, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah
1 Juli 2026! Karya Bakti TNI di Madura Dimulai: Ratusan Titik Pembangunan, Puluhan Jembatan hingga 400 RTLH, Puluhan Tempat Ibadah dan MCK Digarap Serentak Hingga Tuntas
Jembatan Matikan Paiton Probolinggo Direhab, BBPJN Terapkan Sistem Buka-Tutup Selama Sebulan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:27 WIB

Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Gerak Cepat DPUPR Probolinggo: Tiga Ruas Jalan Utama Langsung Mulus Lewat Aduan ‘SAE JAL’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:21 WIB

Dandim Sumenep Cek Langsung Proyek Jembatan Perintis Garuda, Pastikan Kokoh Sebelum Diresmikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:05 WIB

Prabowo Resmikan Jalan Rp14 Miliar di Sampang, Warga Pertanyakan Nasib Jalan kabupaten dan Desa yang Puluhan Tahun Terabaikan

Berita Terbaru