Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Warga Kelurahan Sukabumi kini bisa melihat wajah baru Jalan Mawar Indah setelah proyek pemeliharaan jalan selesai digarap. Namun, hasil akhir proyek pengaspalan ini memicu tanda tanya karena permukaan jalan dinilai kurang mulus dan bergelombang.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, proyek pengerjaan aspal hotmix ini dikebut pada malam hari. Sisa-sisa pengerjaan bahkan masih terlihat jelas dengan kondisi aspal yang tampak masih basah. Meski statusnya baru saja rampung diperbaiki, kontur jalan tidak rata dan bergelombang saat dilintasi kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo, Ghofur Effendi, memberikan penjelasan mengenai teknis proyek tersebut. Menurutnya, proyek ini murni merupakan paket pemeliharaan jalan, bukan pembangunan dari nol.”Kerusakan di Jalan Mawar Indah terjadi pada lapis permukaan, bukan pada fondasi jalan. Oleh karena itu, perbaikan dilakukan dengan metode pelapisan permukaan perata menggunakan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) setebal 4 sentimeter,” ujar Abdul Gofur saat dikonfirmasi,jum at (17/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa proyek ini mencakup dua area penanganan, masing-masing dengan panjang 175 meter x lebar 2,75 meter, serta spot tambahan sepanjang 34,5 meter x lebar 2,75 meter.Menariknya, Abdul Gofur juga membeberkan bahwa proyek pemeliharaan ini tidak melibatkan perusahaan konsultan eksternal untuk proses perencanaan dan pengawasan. Dinas PUPR memilih untuk mengandalkan tenaga teknis perorangan.

“Untuk perencanaan dan pengawasan tidak menggunakan konsultan, tapi menggunakan tenaga teknis. Tenaga teknisnya orang luar (bukan dari internal PU), melainkan tenaga teknis perorangan,” pungkasnya.

Kini, warga setempat berharap ketahanan aspal AC-WC setebal 4 cm ini tetap terjaga dalam jangka panjang, meskipun kondisi fisiknya saat ini dirasa masyarakat masih kurang maksimal.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bromo Dikepung Api, Jalur Cemorolawang Probolinggo dan Semua Pintu Masuk Ditutup Total!
Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura
Puji Bea Cukai dan TNI AL, Ansor Jatim: Negara Tak Boleh Kalah dari Mafia Narkoba
Bea Cukai Juanda dan Satgaspam Lanudal Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kilogram Sabu serta Ribuan Butir Ekstasi dari Malaysia
Perahu Ditemukan Mengapung Tanpa Awak, Nelayan Jangkar Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan
Blitar Bergejolak! Warga Buka Paksa Portal Bendungan Lahor, PJT I Akhirnya Ubah Kebijakan
Yakuza Maneges Pusat Kediri Serahkan Bantuan untuk 53 Lansia dan 15 Relawan Panti Jompo Akar Kasih Pare 
Polemik Anggaran Toilet SD di Kota Probolinggo,Antara Sorotan Publik dan Batas Aturan BOS

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Bromo Dikepung Api, Jalur Cemorolawang Probolinggo dan Semua Pintu Masuk Ditutup Total!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Puji Bea Cukai dan TNI AL, Ansor Jatim: Negara Tak Boleh Kalah dari Mafia Narkoba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Bea Cukai Juanda dan Satgaspam Lanudal Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kilogram Sabu serta Ribuan Butir Ekstasi dari Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Perahu Ditemukan Mengapung Tanpa Awak, Nelayan Jangkar Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan

Berita Terbaru

NASIONAL

Rutan Pemalang Terima Delapan Peserta

Senin, 10 Agu 2026 - 13:35 WIB