BAWEAN – Ikatan Mahasiswa Bawean Surabaya (IMBAS) menggelar Pelantikan Pengurus IMBAS Periode 2026–2027 yang dirangkaikan dengan Simposium Pendidikan di KPRI Nusa Indah, Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Masa Depan Pendidikan di Pulau Bawean: Antara Retorika Kebijakan dan Realitas di Lapangan.”
Ketua Umum IMBAS, Abdul Halim Satriya, mengatakan pelantikan pengurus baru dan simposium pendidikan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Pulau Bawean melalui kolaborasi berbagai pihak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada seluruh teman-teman IMBAS yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikirannya demi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga pelantikan dan simposium ini menjadi langkah awal untuk mempererat kolaborasi serta melahirkan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di Pulau Bawean,” ujarnya.
Simposium menghadirkan lima narasumber dari unsur pemerintah, legislatif, dan akademisi, yakni Joko Sutopo, S.Pd., M.Pd., Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Gresik; Dr. Nur Hamidah, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Kabupaten Gresik; Mulyono, M.Pd., Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Gresik; Eril Desembrilian Prabowo, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Gresik Fraksi Partai Demokrat; serta Ahmad Fathorrozi, S.H., M.H., akademisi sekaligus Awardee BIB-LPDP.

Dalam simposium tersebut, para narasumber membahas berbagai isu strategis mengenai kondisi pendidikan di Pulau Bawean, mulai dari pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan keagamaan, hingga arah kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Berbagai pandangan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain menjadi forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, akademisi, dan masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan di Pulau Bawean.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kecamatan Tambak dan diikuti mahasiswa, pelajar, tenaga pendidik, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Pulau Bawean. Antusiasme peserta mencerminkan besarnya harapan agar forum ini mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.
Melalui kegiatan ini, IMBAS berharap pelantikan pengurus baru tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi dan rekomendasi nyata untuk mewujudkan pendidikan di Pulau Bawean yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Penulis : Abd Hamid







