Kolaborasi Inspiratif, CV Ayunda dan Lapas Pamekasan Siapkan Warga Binaan Menjadi Pelaku Agribisnis Berdaya Saing

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, bersama Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan program pembinaan hortikultura bagi warga binaan, Sabtu (18/7/2026). Kolaborasi ini diharapkan melahirkan warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkarya setelah kembali ke masyarakat.

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, bersama Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan program pembinaan hortikultura bagi warga binaan, Sabtu (18/7/2026). Kolaborasi ini diharapkan melahirkan warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkarya setelah kembali ke masyarakat.

PAMEKASAN – Komitmen membangun sumber daya manusia yang produktif terus diwujudkan melalui kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pemasyarakatan. Kali ini, perusahaan rokok binaan Bea Cukai Madura, CV Ayunda Permata Sejahtera, menggandeng Lapas Kelas IIA Pamekasan untuk mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Sabtu (18/7/2026), yang difokuskan pada pengembangan program pembinaan di bidang pertanian hortikultura.

Melalui kerja sama ini, kawasan Lapas Pamekasan akan dikembangkan menjadi pusat pelatihan agribisnis. Warga binaan akan memperoleh pendidikan dan praktik langsung mulai dari pengolahan lahan, pembibitan, perawatan tanaman, pengendalian hama, panen, hingga penanganan pascapanen sesuai kebutuhan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program tersebut diharapkan menjadi bekal nyata bagi warga binaan agar mampu membangun usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, mengatakan pihaknya tidak hanya menghadirkan tenaga ahli sebagai instruktur, tetapi juga siap mendampingi proses pembelajaran hingga membantu pemasaran hasil panen.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program pembinaan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan yang diberikan, tetapi juga adanya kepastian pasar sehingga hasil produksi memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.

“Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberikan premi atau upah bagi warga binaan yang ditabung hingga mereka bebas, sekaligus berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujarnya.

Tak berhenti pada sektor pertanian, H. Bambang Budianto juga mengungkapkan rencana besar berikutnya. Bersama Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, pihaknya akan mengembangkan pabrik kecap di lingkungan lapas sebagai bagian dari program kemandirian warga binaan.

Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menjadi wadah pembelajaran industri pengolahan pangan bagi warga binaan.

Pihak Lapas Kelas IIA Pamekasan menilai kolaborasi dengan CV Ayunda menjadi bukti bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga mempersiapkan kemampuan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Dengan bekal keterampilan dan pengalaman yang diperoleh, para warga binaan diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif, mandiri, serta ikut mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kerja sama ini menjadi langkah awal komitmen jangka panjang antara Lapas Kelas IIA Pamekasan dan CV Ayunda Permata Sejahtera dalam menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing, sekaligus mengubah stigma bahwa mantan warga binaan juga mampu berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Red

Berita Terkait

Lailatul Ijtima’ PRNU Sawahmulya Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Persatuan Umat
Jumat Berkah di Bumi Sumenep, Hari ke-47 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Terus Menjangkau Mereka yang Membutuhkan
Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI
Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep
Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat
Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa
Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:24 WIB

Kolaborasi Inspiratif, CV Ayunda dan Lapas Pamekasan Siapkan Warga Binaan Menjadi Pelaku Agribisnis Berdaya Saing

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:58 WIB

Lailatul Ijtima’ PRNU Sawahmulya Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Persatuan Umat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jumat Berkah di Bumi Sumenep, Hari ke-47 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Terus Menjangkau Mereka yang Membutuhkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:29 WIB

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:27 WIB

Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep

Berita Terbaru

NASIONAL

PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:37 WIB

Fauzi AS

DETIK ZONE

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:08 WIB