SUMENEP, Detikzone.id — Pembangunan infrastruktur desa kembali digerakkan dengan sentuhan kebersamaan dan spiritualitas. Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Citra Persada, memimpin doa bersama warga sebagai penanda dimulainya pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Palean, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Ahad (5/4/2026).
Kegiatan yasinan yang berlangsung sederhana tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Selain sebagai ikhtiar spiritual, doa bersama juga mencerminkan harapan besar warga terhadap kelancaran proyek yang dinilai vital bagi akses dan perekonomian lokal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pgs. Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, Bati Tuud Koramil 0827/10 Ambunten Serma Hairudin, para Babinsa, serta perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa doa menjadi fondasi awal sebelum pembangunan fisik dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di tempat yang InsyaAllah dirahmati Allah SWT ini, kita bermunajat memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan jembatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membuka akses wilayah yang selama ini terbatas.
“Mudah-mudahan program yang digagas Presiden RI ini dapat menghadirkan manfaat nyata, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Citra Persada menekankan bahwa pembangunan dilakukan dengan pendekatan swadaya dan swakelola, mengedepankan kolaborasi antara TNI dan warga.
“Program ini mengutamakan kebersamaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,” tegasnya.
Rencananya, di Desa Ambunten Tengah akan dibangun dua jenis jembatan, yakni jembatan perintis (gantung) dan jembatan beton. Kedua infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Dandim juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang nantinya telah dibangun.
“Kami berharap setelah jembatan ini terbangun, masyarakat bisa bersama-sama menjaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Melalui doa bersama ini, diharapkan seluruh proses pembangunan Jembatan Garuda berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Ambunten dan sekitarnya.







