Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, instansi yang turut melakukan klarifikasi terkait perbedaan data kesejahteraan masyarakat (dok: Moch Solihin)

Gedung Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, instansi yang turut melakukan klarifikasi terkait perbedaan data kesejahteraan masyarakat (dok: Moch Solihin)

PROBOLINGGO – Survei Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi landasan vital bagi pemerintah dalam perencanaan, evaluasi pembangunan, dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. Survei ini bertujuan mengumpulkan data riil dan mutakhir mengenai kondisi kependudukan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Namun, di lapangan, tepatnya di pelosok desa di Kabupaten Probolinggo, ditemukan ketidaksesuaian data. Warga yang tidak memiliki aset (tanah, rumah, kebun, mobil, motor, emas) justru masuk dalam desil tinggi (di atas lima), yang mengindikasikan mereka tergolong keluarga mampu, sehingga berpotensi tidak mendapatkan bantuan sosial.

Menanggapi temuan ini, Kepala BPS Kabupaten Probolinggo, Lilik Hariyanti, memberikan klarifikasi. Menurutnya, penentuan desil tidak didasarkan pada satu variabel saja, melainkan menggunakan model Proxy Mean Test (PMT) untuk memprediksi pengeluaran per kapita keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap variabel mempunyai bobot. Jawaban dari kuesioner tidak berdiri sendiri, namun didukung data pendukung seperti NIK dari Dukcapil, data aset kendaraan dari Samsat, dan data pelanggan PLN,” ujar Lilik saat dikonfirmasi Senin (13/4/2026)

Lilik menegaskan bahwa BPS merupakan instansi vertikal di bawah pusat. Meski BPS yang melakukan pemeringkatan secara sistem, penetapan desil akhir didasarkan pada pemutakhiran data (update) dari Dinas Sosial (Dinsos), Kementerian Sosial (Kemensos), maupun Pemerintah Daerah melalui mekanisme yang ada, seperti Cek Bansos dan SIKS-NG.

“Penentuan desil itu berdasar pada update data atau input data dari Dinsos, Kemensos, ataupun Pemda,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Bidang di Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Bekti Dinarwati, menyatakan bahwa data yang diterima di daerah berasal dari Kemensos. Pihaknya mengaku tengah melakukan perbaikan data yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Data awal memang dari BPS yang kemudian diberikan ke Kemensos. dan Saat ini kami tengah memperbaiki data yang tidak sesuai di lapangan,” ujar Kabid Dinsos.

Temuan ini menunjukkan perlunya validasi yang lebih ketat dalam mekanisme update data di tingkat desa dan kabupaten agar intervensi kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh
Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV
BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya
DWP Bakesbangpol Sumenep Gelar Halal Bihalal, Sri Sumarni Dzulkarnain Ajak Organisasi Lebih Aktif dan Solid
Sumenep Bidik Pasar Dunia, Rantai Pasok Perikanan Digenjot Lewat Kemitraan Strategis

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WIB

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:42 WIB

Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh

Rabu, 15 April 2026 - 12:45 WIB

Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Selasa, 14 April 2026 - 13:24 WIB

Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB