SUMENEP – Di tengah ancaman kerusakan lingkungan yang kian nyata, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep memilih tidak tinggal diam. Momentum HUT ke-80 dijadikan panggung aksi nyata dengan menanam harapan secara harfiah, di bumi Kalianget.
Bertempat di Lapangan Adirasa, Desa Kalianget Timur, puluhan pohon ditanam dalam satu gerakan yang bukan sekadar simbolis, tetapi sarat makna: menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, dan harus dimulai sekarang.
Dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep, Nourma Persada, kegiatan ini berlangsung penuh semangat. Akasia, mangga, cempaka, kenanga hingga kiara payung ditanam, seolah menjadi “penjaga masa depan” yang diharapkan tumbuh bersama waktu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di usia ke-80 ini, kami tidak ingin hanya merayakan. Kami ingin meninggalkan jejak. Penanaman pohon ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap lingkungan dan generasi mendatang,” tegas Nourma.
Aksi ini bukan sekadar penghijauan. Di baliknya, tersimpan pesan kuat bahwa organisasi perempuan TNI ini terus bertransformasi, dari kegiatan internal menjadi gerakan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah perubahan iklim dan ancaman lingkungan yang semakin terasa, langkah kecil seperti ini justru menjadi sangat berarti. Persit hadir, bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak.
“Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi? Kami berharap ini bisa menginspirasi masyarakat untuk ikut bergerak menjaga lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan ini pun menjadi lebih dari sekadar seremoni ulang tahun. Ia menjelma menjadi seruan diam namun tegas: bumi tidak butuh janji, tapi aksi.







