SUMENEP – Upaya mencegah penyakit sejak dini terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Sumenep. Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB), sosialisasi skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mulai menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satunya di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Diskominfo itu menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi ASN yang dituntut memiliki kondisi fisik prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan bahwa kesehatan ASN menjadi faktor penting dalam menunjang kinerja pelayanan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ASN memiliki tanggung jawab melayani masyarakat. Karena itu, kondisi kesehatan harus dijaga dan dipantau secara berkala agar tetap optimal dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Menurutnya, skrining kesehatan bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh serta mengantisipasi potensi penyakit sejak dini, termasuk melalui pola hidup sehat yang lebih terarah.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKP2KB Sumenep, dr. Laos Susantina, menjelaskan bahwa penyakit tidak menular sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas.
“Ini tantangan kita bersama. Banyak orang merasa sehat, padahal sebenarnya memiliki risiko penyakit. Karena itu, pemeriksaan rutin sangat penting,” jelasnya.
Ia menyebutkan, melalui program skrining ini, DKP2KB ingin membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat, dimulai dari kalangan ASN, agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Sebagai bentuk inovasi, DKP2KB juga menerapkan pendekatan jemput bola dengan menghadirkan layanan pemeriksaan langsung ke instansi, sehingga memudahkan akses dan meningkatkan partisipasi.
“Minimal pemeriksaan dilakukan setahun sekali bagi yang sehat, dan lebih rutin bagi yang sudah memiliki riwayat penyakit,” tambahnya.
Penyakit Tidak Menular (PTM) sendiri meliputi berbagai penyakit kronis seperti jantung, stroke, diabetes, kanker, hingga gangguan pernapasan dan kesehatan mental, yang umumnya dipengaruhi oleh gaya hidup dan faktor lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kesadaran akan pentingnya deteksi dini semakin meningkat, sehingga risiko penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat, khususnya ASN, dapat terus terjaga.







