BAWEAN – Peristiwa tragis mengguncang Pulau Bawean. Setelah dua hari dinyatakan hilang saat memancing di Pelabuhan Umum Bawean, Muhammad Albab (37), warga Dusun Sungaiolo, Desa Kepuhlegundi, Kecamatan Tambak, ditemukan meninggal dunia di tepi Pantai Kenamar Sakti, Dusun Tanjunganyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan pesisir yang sebelumnya turut disisir warga dalam upaya pencarian. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, mengenakan kaos putih lengan pendek dan celana jeans panjang berwarna dongker.
Penemuan bermula saat Haidir (30), warga Dusun Tanjunganyar, tengah beraktivitas di pantai dan melihat sesosok tubuh tergeletak di tepi laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisinya sudah membusuk, bau sangat menyengat. Beberapa bagian tubuh juga tampak rusak dan dikerumuni lalat,” ujarnya.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Dusun Tanjunganyar, Syaifuddin, yang kemudian meneruskan informasi ke Kepala Desa Lebak, Fadal. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan dipadati warga.
Keluarga korban yang sejak awal melakukan pencarian di sepanjang pesisir Bawean langsung menuju lokasi. Setelah memastikan ciri-ciri fisik dan pakaian, mereka mengonfirmasi jenazah tersebut adalah Muhammad Albab, yang dilaporkan hilang sejak Jumat malam (1/5/2026).
Sebelumnya, hilangnya korban memicu pencarian spontan oleh warga di sepanjang garis pantai, mulai dari kawasan Gunung Alang-Alang hingga muara. Namun, upaya tersebut berakhir duka.
Aparat dari Polsek Sangkapura, Satuan Polairud Polres Gresik wilayah Bawean, tenaga kesehatan, serta petugas UPP Kelas III Bawean segera melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menutup pencarian korban yang sebelumnya difokuskan di Pelabuhan Umum Bawean—lokasi awal korban dilaporkan jatuh—hingga sepanjang pesisir, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Bawean.
Penulis : Abd Hamid







