Berakhir Duka: Pemancing Hilang di Bawean Ditemukan Meninggal Dunia di Pantai Tanjunganyar

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Peristiwa tragis mengguncang Pulau Bawean. Setelah dua hari dinyatakan hilang saat memancing di Pelabuhan Umum Bawean, Muhammad Albab (37), warga Dusun Sungaiolo, Desa Kepuhlegundi, Kecamatan Tambak, ditemukan meninggal dunia di tepi Pantai Kenamar Sakti, Dusun Tanjunganyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan pesisir yang sebelumnya turut disisir warga dalam upaya pencarian. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, mengenakan kaos putih lengan pendek dan celana jeans panjang berwarna dongker.

Penemuan bermula saat Haidir (30), warga Dusun Tanjunganyar, tengah beraktivitas di pantai dan melihat sesosok tubuh tergeletak di tepi laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisinya sudah membusuk, bau sangat menyengat. Beberapa bagian tubuh juga tampak rusak dan dikerumuni lalat,” ujarnya.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Dusun Tanjunganyar, Syaifuddin, yang kemudian meneruskan informasi ke Kepala Desa Lebak, Fadal. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan dipadati warga.

Keluarga korban yang sejak awal melakukan pencarian di sepanjang pesisir Bawean langsung menuju lokasi. Setelah memastikan ciri-ciri fisik dan pakaian, mereka mengonfirmasi jenazah tersebut adalah Muhammad Albab, yang dilaporkan hilang sejak Jumat malam (1/5/2026).

Sebelumnya, hilangnya korban memicu pencarian spontan oleh warga di sepanjang garis pantai, mulai dari kawasan Gunung Alang-Alang hingga muara. Namun, upaya tersebut berakhir duka.

Aparat dari Polsek Sangkapura, Satuan Polairud Polres Gresik wilayah Bawean, tenaga kesehatan, serta petugas UPP Kelas III Bawean segera melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menutup pencarian korban yang sebelumnya difokuskan di Pelabuhan Umum Bawean—lokasi awal korban dilaporkan jatuh—hingga sepanjang pesisir, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Bawean.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru