DPR RI Pastikan Stok Pangan Aman, Kunjungan ke Gudang Blitar Ungkap Ketahanan Hingga 12 Bulan

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan DPR RI saat meninjau langsung kondisi stok pangan di gudang wilayah Blitar guna memastikan ketersediaan cadangan nasional tetap aman hingga 12 bulan ke depan.

Rombongan DPR RI saat meninjau langsung kondisi stok pangan di gudang wilayah Blitar guna memastikan ketersediaan cadangan nasional tetap aman hingga 12 bulan ke depan.

Blitar, Detikzone.id – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memastikan ketersediaan stok pangan nasional dalam kondisi aman setelah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah gudang penyimpanan di Kabupaten Blitar pada Senin (4/5/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Hendro Hermono, yang meninjau langsung kondisi stok dan kualitas bahan pangan di Komplek Pergudangan Bence serta Gudang Pojok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung ketersediaan dan mutu bahan pangan. Dalam kunjungan tersebut, Hendro didampingi oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada media, Hendro menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas khusus yang diberikan oleh pimpinan DPR RI, termasuk Ketua Fraksi Gerindra dan Ketua Komisi IV, guna memantau kondisi riil ketersediaan pangan di sejumlah daerah, khususnya Blitar, Kediri, dan Tulungagung.

“Alhamdulillah, kondisi stok nasional saat ini cukup memadai. Hingga per April, stok beras yang ada di Bulog mencapai 5 juta ton. Kualitasnya pun rata-rata masih relatif baik dengan tingkat kerusakan yang sangat minim,” pungkasnya.

Ia menambahkan, dengan jumlah stok tersebut, ketahanan pangan nasional dipastikan aman setidaknya hingga dua bulan ke depan, mengingat rata-rata kebutuhan konsumsi nasional mencapai sekitar 2,5 juta ton per bulan.

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah bertanggung jawab penuh. Bahkan untuk harga di tingkat petani pun saat ini sudah sangat baik, menyentuh angka Rp7.000,” tambahnya.

Stok Aman, Kapasitas Penyimpanan Hingga 12 Bulan

Sementara itu, Kepala Perum BULOG wilayah Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek, Yonas Hariyadi Kurniawan, memaparkan hasil pengecekan di dua titik utama, yakni Gudang Bence dan Gudang Pojok.

“Kami bersama Bupati dan Wakil Bupati mengecek kondisi stok, memastikan gudang terisi optimal, penyerapan berjalan lancar, serta kualitas jagung dan beras tetap terjaga. Tujuannya agar swasembada pangan benar-benar terwujud,” jelasnya.

Berdasarkan data, Gudang Pojok saat ini menyimpan sekitar 2.000 ton jagung, sedangkan Gudang Bence memiliki stok sekitar 3.000 ton jagung serta cadangan beras dalam jumlah memadai.

“Ketahanan stok di kedua gudang ini sangat kuat, bahkan mampu mencukupi kebutuhan hingga 12 bulan ke depan. Kondisi aman, tidak perlu khawatir, dan proses penyerapan dari petani masih terus berlangsung,” ungkapnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, pihak Perum BULOG juga terus memperkuat sistem distribusi agar pasokan pangan dapat tersalurkan secara merata ke masyarakat. Yonas menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terus ditingkatkan guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi, terutama menjelang musim kemarau.

Ia juga menambahkan bahwa kualitas penyimpanan menjadi perhatian utama, termasuk pengendalian suhu, kelembapan, serta pengawasan rutin untuk mencegah kerusakan bahan pangan. Dengan manajemen gudang yang baik, mutu beras dan jagung diharapkan tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.

 

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru