Sesuai Perintah Bupati, BPBD Sumenep Distribusikan Air Bersih Selama 45 Hari Kedepan

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pendistribusian air bersih di desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan .

Foto: Pendistribusian air bersih di desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan .

Sumenep, Detikzone.id- Responsif terhadap masalah kemanusiaan, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mendistribusikan ribuan liter air bersih di kawasan yang terdampak kekeringan yakni di desa Montorna dan desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan. Rabu, 31/07/2024.

Pendistribusian tidak hanya berpusat di 2 titik, namun menyasar ke dusun-dusun dalam rangka pemerataan.

Pendistribusian air bersih tersebut sudah dilakukan BPBD Sumenep sejak 4 hari terakhir kepada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufik (51) Warga Billamabuk, desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasihnya kepada BPBD Sumenep yang telah responsif mendengar keluh kesah masyarakat.

‘Kelangkaan air bersih hampir terjadi setiap tahun saat musim kemarau tiba, namun pendistribusian air bersih di desa kami sangat membantu mengatasi permasalah kekeringan. Terima kasih BPBD Sumenep,” kata Taufik.

Sementara, kepala BPBD Sumenep Drs. Ach. Laili Maulidy mengatakan, sesuai dengan arahan Bapak Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, pihaknya akan terus merespon keluhan masyarakat terkait adanya kekeringan.

“Selama 45 hari kita akan terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan,” kata Drs. Ach. Laili Maulidy kepada Detikzone.

Menurut Laili, sejauh ini sudah banyak desa -desa yang telah mengajukan pendistribusian air bersih.

“Petugas melakukan pengiriman secara bertahap di wilayah-wilayah yang mengajukan bantuan. Untuk prioritas, tetap wilayah yang mengalami kekeringan kritis. Seperti di Kecamatan Pasongsongan,” tuturnya.

Drs. Ach. Laili Maulidy menegaskan, ada beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep yang masuk pemetaan daerah rentan kekeringan.

“Pada musim kemarau, sumber air masyarakat banyak mengering. Sehingga mereka kesulitan mendapat air bersih. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya, BPBD akan terus mendistribusikan air bersih secara berkala sesuai dengan perintah Bapak Bupati Sumenep,” tandasnya.

Penulis : Igusty - Amin

Sumber Berita : Detikzone

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Arisan, Kantor Hukum Yakuza Maneges Resmi Dampingi Korban Lapor ke Polres Kediri
Jumat ASRI Jadi Gerakan Bersama, Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Rawat Wajah Sumenep
Bangun Kesadaran Jaga Sungai, Mbak Wali Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sungai Kedak
Sengketa Lahan Banjarmlati Memanas, GRIB Jaya Tantang Pemkot Kediri Buka-Bukaan Data
Menuju Kota Berdaya Saing, Kediri Resmikan Payung Hukum Pelestarian Budaya dan Smart City
Jurus Pamungkas Dinkes Probolinggo, Perkuat Posyandu sebagai Benteng Utama Kesehatan Masyarakat
Tradisi Kirab Pusaka Sumenep Hidupkan Kembali Nilai-Nilai Leluhur Keraton
Perkuat Kecakapan Finansial Perempuan, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Edukasi SICANTIK

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:28 WIB

Dugaan Penipuan Berkedok Arisan, Kantor Hukum Yakuza Maneges Resmi Dampingi Korban Lapor ke Polres Kediri

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:29 WIB

Jumat ASRI Jadi Gerakan Bersama, Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Rawat Wajah Sumenep

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:59 WIB

Bangun Kesadaran Jaga Sungai, Mbak Wali Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sungai Kedak

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:52 WIB

Sengketa Lahan Banjarmlati Memanas, GRIB Jaya Tantang Pemkot Kediri Buka-Bukaan Data

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Menuju Kota Berdaya Saing, Kediri Resmikan Payung Hukum Pelestarian Budaya dan Smart City

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Perjalanan Konflik KH Miftahul Akhyar

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:38 WIB