SANGKAPURA — Sebanyak 214 santri dari 65 lembaga binaan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah mengikuti Ujian Akhir Bersama Nasional (UABN) Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) tahun 2026. Kegiatan ini digelar pada 18–21 Mei 2026 dengan pusat pelaksanaan di Yayasan An Nur 1 Sungaitopo, Desa Sungaiteluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.
Ratusan peserta tersebut merupakan santri tingkat Awaliyah dan Wustho yang mengikuti ujian sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran selama satu tahun ajaran. UABN menjadi instrumen penting dalam mengukur kemampuan akademik sekaligus menjaga standar mutu pendidikan diniyah di wilayah Sangkapura, Pulau Bawean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi hari, para santri tampak hadir lebih awal dan mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan tertib. Panitia bersama pengawas memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Suasana pelaksanaan berlangsung kondusif dan lancar.
Ketua DPAC FKDT Sangkapura, Moh. Nasir, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa UABN tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata.
“Ujian ini merupakan bentuk untuk menentukan kualitas dan karakter para peserta didik,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Ia menambahkan, pelaksanaan ujian secara terpusat merupakan bagian dari upaya DPAC FKDT Sangkapura dalam melakukan standarisasi mutu pendidikan di seluruh lembaga binaan. Dengan sistem yang terstruktur, diharapkan kualitas lulusan MDT semakin merata.
Lebih lanjut ia juga melaporkan, keterlibatan 65 lembaga binaan menunjukkan tingginya komitmen bersama dalam memajukan pendidikan keagamaan di tingkat lokal. DPAC FKDT Sangkapura terus mendorong sinergi antar lembaga guna meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari sisi kurikulum maupun pembinaan karakter.
Sebelum membuka kegiatan UABN, Koordinator Wilayah (Korwil) V Bawean Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Sahrani Nur, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kecamatan Sangkapura yang terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan keagamaan di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, keberadaan MDT memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, sehingga perlu mendapat dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Melalui UABN MDT 2026 ini, FKDT Sangkapura berharap dapat mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat di tengah tantangan zaman.
Penulis : Abd Hamid







