Harkitnas 2026, Bos CV Ayunda Permata Sejahtera Ajak Rakyat Bangkit dan Melawan Pesimisme

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, 20 Mei 2026— Di tengah tekanan ekonomi dan derasnya arus perubahan zaman, semangat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 kembali menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak menyerah menghadapi tantangan. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah bangkit dari keterpurukan karena persatuan, kerja keras, dan semangat perjuangan yang tidak pernah padam.

Semangat itu pula yang disampaikan Bos CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan, H. Bambang Budianto. Dalam peringatan Harkitnas 2026, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum kebangkitan nasional sebagai energi baru dalam membangun harapan, memperkuat persaudaraan, dan terus berkarya demi masa depan Indonesia yang lebih maju.

Dengan mengusung pesan “Bangkit Bersama untuk Indonesia Maju”, H. Bambang Budianto menegaskan bahwa kebangkitan bangsa tidak cukup hanya diperingati lewat seremoni dan upacara semata. Menurutnya, kebangkitan harus diwujudkan melalui kerja nyata, semangat pantang menyerah, serta keberanian menghadapi perubahan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangsa ini pernah melewati masa-masa sulit karena rakyatnya memiliki semangat perjuangan yang kuat. Hari ini, tantangan kita berbeda, mulai dari tekanan ekonomi hingga persaingan global. Karena itu, masyarakat tidak boleh kehilangan harapan. Kita harus bangkit, terus bergerak, dan percaya bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa besar,” ujar H. Bambang Budianto, Rabu (20/5/2026).

Ia juga menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa. Kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya harus terus ditanamkan agar Indonesia mampu bersaing di tengah perkembangan dunia yang semakin cepat.

Menurutnya, kebangkitan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk saling mendukung membangun ekonomi serta menjaga persatuan bangsa.

“Harkitnas harus menjadi titik kebangkitan bersama. Jangan pernah lelah mencintai negeri ini dengan karya, dengan usaha, dan dengan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Melalui peringatan Harkitnas 2026, diharapkan semangat persatuan dan optimisme masyarakat semakin tumbuh, sehingga Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan dengan kekuatan bersama menuju bangsa yang mandiri, kuat, dan berdaya saing.

Penulis : Red

Berita Terkait

Di Tengah Paceklik Ekonomi, Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan Salurkan Zakat Mal untuk 2.000 Warga Dhuafa
UABN MDT 2026 Jadi Instrumen Peningkatan Mutu Pendidikan Diniyah di Sangkapura
Perjalanan Kemanusiaan BIP Tour Jatim Getarkan Lamongan–Malang, Ratusan Lansia Tak Kuasa Menahan Tangis Doakan Ali Zainal Abidin
Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan
PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman
Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ
BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 
Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:45 WIB

Harkitnas 2026, Bos CV Ayunda Permata Sejahtera Ajak Rakyat Bangkit dan Melawan Pesimisme

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:27 WIB

Di Tengah Paceklik Ekonomi, Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan Salurkan Zakat Mal untuk 2.000 Warga Dhuafa

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:30 WIB

UABN MDT 2026 Jadi Instrumen Peningkatan Mutu Pendidikan Diniyah di Sangkapura

Senin, 18 Mei 2026 - 22:28 WIB

Perjalanan Kemanusiaan BIP Tour Jatim Getarkan Lamongan–Malang, Ratusan Lansia Tak Kuasa Menahan Tangis Doakan Ali Zainal Abidin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan

Berita Terbaru