Dari Sekolah Terpencil, Menantang Kabupaten! SDN Panaongan III Kembali Kirim Duta Terbaik ke O2SN 2026

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Semangat untuk berprestasi tidak pernah mengenal batas geografis. Hal itulah yang kembali dibuktikan oleh SDN Panaongan III, sekolah yang berada di wilayah terpencil Kecamatan Pasongsongan, dengan mengirimkan duta terbaiknya pada ajang Talenta O2SN Tingkat Kabupaten Sumenep Cabang Kids Atletik Tahun 2026 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) A. Yani Sumenep, Selasa (2/6/2026).

 

Keikutsertaan SDN Panaongan III kali ini bukan sekadar partisipasi biasa. Sekolah yang dikenal aktif melahirkan berbagai inovasi pendidikan tersebut kembali dipercaya menjadi penyumbang atlet bagi kontingen Kecamatan Pasongsongan pada ajang bergengsi tingkat kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, yang dikenal ikonik dengan blangkon khasnya, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para siswanya.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi kali kedua SDN Panaongan III mengirimkan wakil sebagai duta Kecamatan Pasongsongan pada cabang Kids Atletik.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN Panaongan III. Tahun sebelumnya, yakni tahun 2025, siswa kami berhasil meraih Juara I dan Juara II kategori putri sehingga dipercaya mewakili Kecamatan Pasongsongan. Tahun ini, Alhamdulillah, kami kembali mengirimkan duta terbaik untuk kategori putra dan putri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah yang berada jauh dari pusat kota pun mampu bersaing dan melahirkan atlet-atlet berprestasi apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan dukungan yang kuat.

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Anak-anak dari sekolah terpencil juga memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan mengharumkan nama sekolah maupun kecamatan,” tambahnya.

Sementara itu, Guru PJOK SDN Panaongan III, Agus Salim, mengaku tetap optimistis meskipun salah satu atlet putri andalannya harus menghadapi kendala cedera menjelang perlombaan.

Menurutnya, atlet tersebut mengalami pergeseran sendi akibat insiden yang terjadi saat persiapan lomba. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk tampil maksimal.

“Memang ada kendala karena atlet putri kami mengalami cedera pergeseran sendi. Namun kami tetap optimistis. Anak-anak sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dan memiliki mental bertanding yang baik. Kami berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang O2SN tahun ini, ” jelas Agus Salim.

Keikutsertaan SDN Panaongan III pada O2SN 2026 menjadi bukti bahwa semangat berprestasi terus tumbuh di sekolah-sekolah pelosok. Di tengah berbagai keterbatasan, para siswa tetap mampu menunjukkan daya juang, disiplin, dan keberanian untuk bersaing di panggung yang lebih besar.

Kini, harapan seluruh keluarga besar SDN Panaongan III tertuju kepada para atlet muda yang sedang berjuang di arena GOR A. Yani Sumenep. Mereka bukan hanya membawa nama sekolah dan kecamatan, tetapi juga membawa pesan bahwa mimpi besar dapat lahir dari sekolah sederhana di sudut Kabupaten Sumenep.

Dari Panaongan, langkah kecil itu kembali berlari mengejar prestasi besar.

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB