Perkuat Akuntabilitas, Inspektorat Probolinggo Gelar Diklat SAKIP 2026,Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih dan Akuntabel

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan efisiensi penggunaan anggaran, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo resmi menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Manajemen Pengawasan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 8 Juni hingga Jumat, 10 Juni 2026, bertempat di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya Bupati Probolinggo,dr. Mohammad Haris melalui Asisten III (Asisten Administrasi Umum) Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo adalah dr. Anang Budi Yoelijanto, menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif atau formalitas belaka, melainkan instrumen vital untuk mengubah pola pikir (mindset) aparatur sipil negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ubah mindset kerja demi keberhasilan pembangunan. Mari kita jadikan momentum ini untuk membenahi sistem akuntabilitas kinerja di instansi masing-masing,” tegasnya senin (8/6/2026)

diklat ini mencakup 50 jam latihan (jamlat) dengan kurikulum komprehensif, di antaranya,Gambaran Umum Perpres No. 29 Tahun 2014.Komponen Perencanaan, Pengukuran, hingga Pelaporan Kinerja.Evaluasi Akuntabilitas Kinerja.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Inspektorat Kabupaten Probolinggo hadir sebagai partisipan. Para peserta dibimbing langsung oleh instruktur kompeten dari Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur untuk memastikan pemahaman mendalam mengenai manajemen pengawasan berbasis kinerja.

Penyelenggaraan diklat ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kenaikan nilai SAKIP Kabupaten Probolinggo. Dengan pemahaman yang lebih baik, para pengawas di internal pemerintah daerah diharapkan mampu mengawal program-program strategis agar lebih tepat sasaran dan transparan.

Acara pembukaan ditutup dengan sebuah pantun penyemangat yang menekankan pentingnya perubahan nyata bagi kemajuan daerah di masa depan.

Berita Terkait

MWC NU Pasongsongan Resmi Dilantik, Siap Hadirkan Manfaat Nyata bagi Umat dan Masyarakat Sumenep
TNI Turun Tangan, Jalan Menuju Jembatan Garuda Ambunten Sumenep Kini Rampung 100 Persen
Gerbang Kampus Harus Dijaga: Jalur Mandiri Bukan Transaksi Akses Pendidikan
Heboh Warga Besuki: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Meninggal di Pantura Tampora Situbondo, 6 Juni 2026
Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu 3M
Bikin Geleng-Geleng! Di Tengah Gaung Reformasi Birokrasi Prabowo, Pengurusan Roya di BPN Sumenep Berlarut-Larut
Kalah Telak dari Malaysia: Indonesia Absen dari Penghargaan Haji 2026, Saatnya Evaluasi Besar Layanan Ibadah
MENGENAL LEBIH DEKAT NANIK S. DEYANG: Wanita Tegar dari Kota Pendekar Madiun: Jejak Wartawati Kini Mengawal Gizi Bangsa

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:45 WIB

Perkuat Akuntabilitas, Inspektorat Probolinggo Gelar Diklat SAKIP 2026,Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih dan Akuntabel

Senin, 8 Juni 2026 - 11:13 WIB

MWC NU Pasongsongan Resmi Dilantik, Siap Hadirkan Manfaat Nyata bagi Umat dan Masyarakat Sumenep

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

TNI Turun Tangan, Jalan Menuju Jembatan Garuda Ambunten Sumenep Kini Rampung 100 Persen

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:56 WIB

Gerbang Kampus Harus Dijaga: Jalur Mandiri Bukan Transaksi Akses Pendidikan

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:51 WIB

Heboh Warga Besuki: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Meninggal di Pantura Tampora Situbondo, 6 Juni 2026

Berita Terbaru