SITUBONDO – Pesta demokrasi tingkat desa kembali menunjukkan kedewasaannya. Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, yang digelar Rabu (10/6/2026), berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat demokrasi.
Dari proses pemungutan suara yang diikuti 237 peserta Musdes pemegang hak pilih, Taufiq Hidayat berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 93 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Riski Budi Hartino yang memperoleh 74 suara dan Bujahwi dengan 62 suara.
Kemenangan tersebut mengantarkan Taufiq Hidayat sebagai Kepala Desa Antar Waktu Desa Sumberanyar yang akan melanjutkan roda pemerintahan desa hingga pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan berlangsung pada November 2027 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi, suasana di lokasi Musdes sudah dipenuhi peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar di bawah pengawasan panitia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta sejumlah unsur pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo Muh Imam Darmaji, unsur Muspika Kecamatan Mlandingan, Penjabat Kepala Desa Sumberanyar, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala DPMD Situbondo Muh Imam Darmaji menegaskan pentingnya menjaga netralitas dan menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam proses pemilihan kepala desa.
Menurutnya, Pilkades PAW bukan hanya sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat desa dalam menentukan arah pembangunan ke depan.
“Siapapun yang terpilih adalah pilihan masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh pihak menjaga sportivitas, menghormati hasil pemilihan, dan bersama-sama membangun Desa Sumberanyar menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap kandidat harus memiliki jiwa besar untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
“Berani menang dan berani kalah. Itulah esensi demokrasi yang sesungguhnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sumberanyar, Untung M. Nur, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan melalui sistem voting telah disepakati dalam rapat pleno yang dilaksanakan pada 5 Mei 2026.
Menurutnya, seluruh tahapan Pilkades PAW telah dipersiapkan secara matang agar menghasilkan pemimpin yang benar-benar memperoleh legitimasi dari masyarakat.
“Kami berharap kepala desa terpilih mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali dan fokus membangun desa ke arah yang lebih maju,” katanya.
Proses penghitungan suara berlangsung terbuka dan disaksikan langsung oleh saksi dari masing-masing calon. Ketegangan sempat terasa saat penghitungan berlangsung, namun seluruh proses berjalan lancar hingga hasil akhir diumumkan panitia.
Sorak gembira pendukung pecah ketika Taufiq Hidayat dinyatakan unggul dengan perolehan suara tertinggi. Meski demikian, suasana tetap kondusif dan penuh rasa persaudaraan, mencerminkan kedewasaan politik masyarakat Desa Sumberanyar.
Keberhasilan pelaksanaan Pilkades PAW ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang sehat, transparan, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Kini harapan besar masyarakat tertuju kepada Taufiq Hidayat untuk membawa Desa Sumberanyar semakin maju, memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta menjaga persatuan dan kebersamaan seluruh warga desa.
Dengan berakhirnya Pilkades PAW tersebut, masyarakat berharap tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan pilihan. Sebaliknya, seluruh elemen desa diharapkan bersatu mendukung kepemimpinan baru demi terwujudnya Desa Sumberanyar yang lebih sejahtera, maju, dan bermartabat.
Penulis : Anton








