BAWEAN – Sebanyak 40 anggota rombongan dari Singapura tiba di Pulau Bawean untuk mengikuti program kunjungan dan wisata yang dikoordinasikan oleh Zuma Travel & Services Pte Ltd Singapore. Setibanya di Hotel Miranda Bawean, rombongan mendapat sambutan hangat melalui pertunjukan seni budaya Mandiling, salah satu warisan budaya masyarakat Bawean.
Rombongan tersebut menginap di Hotel Miranda, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, selama tiga malam, mulai 11 hingga 14 Juni 2026. Berdasarkan data dari pihak resepsionis Hotel Miranda, seluruh peserta ditempatkan di 20 kamar yang terdiri atas 14 kamar tipe double dan enam kamar tipe twin. Pembagian kamar dilakukan guna memastikan kenyamanan peserta sekaligus memperlancar proses check-in setibanya di lokasi penginapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan total 20 kamar yang disiapkan, kapasitas akomodasi Hotel Miranda dinilai memadai untuk menampung seluruh anggota rombongan selama masa kunjungan di Pulau Bawean.
Direktur Hotel Miranda, H. Subaidi, S.H., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota rombongan yang berkunjung ke Pulau Bawean. Ia berharap para tamu dapat menikmati suasana pulau serta berbagai destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
“Kami mengucapkan selamat datang di Pulau Bawean. Semoga seluruh rombongan merasa nyaman selama menginap dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan selama berada di Bawean,” ujarnya.

Subaidi menambahkan bahwa kunjungan wisatawan dari Singapura, khususnya masyarakat Bawean yang berdomisili di negara tersebut, memiliki arti penting bagi perkembangan sektor pariwisata di Pulau Bawean.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Hotel Miranda sebagai tempat menginap selama kunjungan ini. Kehadiran rombongan dari Singapura tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat Bawean, tetapi juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Kami berharap kunjungan seperti ini terus berlanjut sehingga Bawean semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan kaya akan budaya,” kata Subaidi.
Sementara itu, Ketua Rombongan Singapura, Zulkifli, mengungkapkan rasa senangnya atas sambutan yang diberikan masyarakat Bawean, termasuk penampilan seni budaya Mandiling yang mencerminkan kekayaan tradisi lokal.
“Kami merasa sangat terharu dan bangga atas sambutan yang diberikan. Pertunjukan budaya Mandiling menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh anggota rombongan dan semakin memperkuat ikatan kami dengan Pulau Bawean,” ujarnya.
Kehadiran rombongan dari Singapura tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Program perjalanan yang dikoordinasikan oleh Zuma Travel & Services Pte Ltd Singapore ini mencakup kunjungan ke sejumlah destinasi wisata unggulan, kegiatan sosial, serta eksplorasi budaya yang menjadi daya tarik Pulau Bawean.
Penulis : Abd Hamid








