Tinggalkan Alasan Usia, Pemkab Probolinggo Desak ASN Adaptif Hadapi Era Digital

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat komitmennya dalam menghadapi transformasi digital pemerintahan.

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkab kini dituntut untuk adaptif dan tidak lagi menjadikan faktor usia sebagai alasan untuk gagap teknologi (gaptek).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin, saat memimpin apel pagi bersama di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/6/2026) pagi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hudan, transformasi digital saat ini bukan lagi sebuah pilihan pelengkap, melainkan kebutuhan mutlak. Perkembangan teknologi menuntut pelayanan publik yang bergerak lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Tidak ada lagi alasan karena faktor usia atau keterbatasan kemampuan teknologi. Mau tidak mau, kita harus ikut bertransformasi agar tidak tertinggal,” ujar Hudan tegas di hadapan peserta apel.

Hudan menjelaskan bahwa kunci utama keberhasilan digitalisasi ini diawali dari perubahan pola pikir (mindset). ASN harus memiliki sudut pandang positif, terbuka terhadap pembaruan, dan tekun meningkatkan kemampuan digital di setiap bidang pekerjaan.

“Yang pertama harus disiapkan adalah pola pikir. ASN harus siap menerima perubahan dan belajar hal-hal baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi terbukti memangkas birokrasi, membuat urusan kepegawaian, keuangan, hingga pelaporan menjadi lebih cepat dan akurat.Selain komitmen internal,

Hudan menyoroti pentingnya pengelolaan data sebagai aset strategis daerah. Data merupakan pondasi utama dalam merancang kebijakan, perencanaan, hingga evaluasi pembangunan.Ia mewanti-wanti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendokumentasikan data dengan ketat.

“Data adalah aset yang sangat berharga. Jika data hilang, kita kehilangan dasar kebijakan. Karena itu, setiap OPD wajib menjaga data dengan baik, termasuk memastikan serah terima data secara jelas saat ada pergantian pejabat,” cetusnya.

Langkah besar Pemkab Probolinggo ke depan adalah mengintegrasikan seluruh pelayanan publik ke dalam satu platform digital. Melalui sistem satu pintu ini, masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk mengakses berbagai layanan daerah yang berbeda.

Integrasi ini nantinya bermuara langsung pada Command Center Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut akan memudahkan pimpinan daerah dalam memonitor kondisi lapangan serta mengambil keputusan berbasis data secara langsung (real-time).

“Penyatuan aplikasi, data, dan layanan ini berorientasi pada kemudahan, kecepatan, keterbukaan, dan akuntabilitas pelayanan. Kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkas Hudan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB