Jembatan Matikan Paiton Probolinggo Direhab, BBPJN Terapkan Sistem Buka-Tutup Selama Sebulan

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa-Bali bergerak cepat mengamankan jalur Pantura Probolinggo. Jembatan Matikan II yang terletak di Ruas Jalan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dijadwalkan masuk meja rehabilitasi total mulai Senin, 21 Juni 2026.

Langkah ini diambil menyusul temuan sejumlah kerusakan krusial pada lantai dasar jembatan yang berpotensi membahayakan para pengguna jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BBPJN wilayah Probolinggo-Paiton-Situbondo, Wahyu Wibowo, mengonfirmasi bahwa fokus utama proyek ini adalah perbaikan struktur lantai jembatan. Menurut estimasi teknis, proses pengerjaan akan memakan waktu kurang lebih selama satu bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus perbaikan utama ada pada lantai dasar karena sudah ada beberapa titik kerusakan yang harus segera ditangani demi keselamatan berkendara,” ujar Wahyu.

Demi mengantisipasi kemacetan parah di jalur logistik utama tersebut, BBPJN menerapkan strategi pengerjaan bertahap. Perbaikan lantai jembatan akan dilakukan pada dua sisi secara bergantian.

 

Melalui sistem zonasi ini, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Situbondo maupun sebaliknya akan tetap dialirkan. Petugas di lapangan bakal menerapkan sistem buka-tutup jalur secara situasional agar urat nadi perekonomian Jatim ini tidak lumpuh total selama masa rekonstruksi.

Para pengendara yang akan melintasi kawasan Paiton diimbau untuk mengantisipasi potensi perlambatan arus dan mematuhi arahan petugas di area proyek.

Berita Terkait

U-Ditch “Mendongak” di JLU Probolinggo: Proyek Drainase Diduga Tak Beres, PPK BBPJN Seolah Bisu
Kini, Dusun Pabitta Kangayan Tak Lagi Gelap! Warga Sampaikan Terima Kasih kepada PLN dan Bupati Sumenep
Proyek Sekolah Rakyat Sampang Diuji Waktu, Progres 73 Persen Jelang Deadline Juni 2026
Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga
Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dinas PUPR Probolinggo Gencarkan Perbaikan Jalan
Warga Tambelangan Sampang Jadi Korban Janji Palsu, Jalan Rusak Bertahun-tahun Akhirnya Dibangun dengan Swadaya
Jalan Perbatasan Sutojayan–Ngeni Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:58 WIB

Jembatan Matikan Paiton Probolinggo Direhab, BBPJN Terapkan Sistem Buka-Tutup Selama Sebulan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:03 WIB

U-Ditch “Mendongak” di JLU Probolinggo: Proyek Drainase Diduga Tak Beres, PPK BBPJN Seolah Bisu

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kini, Dusun Pabitta Kangayan Tak Lagi Gelap! Warga Sampaikan Terima Kasih kepada PLN dan Bupati Sumenep

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:39 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Sampang Diuji Waktu, Progres 73 Persen Jelang Deadline Juni 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 19:41 WIB

Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga

Berita Terbaru