Polri Hadir di Tengah Petani, Tanaman Jagung di Banuaju Timur Sumenep Dipantau Berkala

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Sumenep. Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Batang-Batang, kepolisian melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung milik warga di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jumat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Banuaju Timur, BRIPDA Aditiya Eko O, di lahan pertanian milik Mastuni yang berada di Dusun Gunung Pekol.

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), yang menjadi salah satu langkah Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memantau perkembangan tanaman jagung, BRIPDA Aditiya juga memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya tanaman pangan. Jagung dipilih karena menjadi salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Para petani juga diajak untuk aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas terkait perkembangan tanaman maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Hasil kegiatan menunjukkan para petani semakin memahami pentingnya penanaman jagung sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemerintah dan terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas terkait perkembangan hasil pertanian,” ujarnya.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Penulis : Red

Berita Terkait

Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan
Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?
Ketat dan Transparan Rutan Pemalang Pilih Kandidat Terbaik Program Magang Kemnaker
Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan
Rektor Unitomo Torehkan Prestasi Bergengsi, Raih Penghargaan Gubernur Jatim hingga Dipuji Direktur Kemdiktisaintek
2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan
Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Ketat dan Transparan Rutan Pemalang Pilih Kandidat Terbaik Program Magang Kemnaker

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan

Berita Terbaru