Jembatan Matikan Paiton Direhabilitasi, Dishub Probolinggo Siapkan Skenario Kelancaran Lalin

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Wajah infrastruktur jalur utama pantura Probolinggo dipastikan segera berbenah. Mulai besok, Senin (21/6/2026), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali melalui PPK 1.1 resmi memulai proyek rehabilitasi Jembatan Matikan II di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton.Langkah penyegaran infrastruktur vital ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 22 Juli 2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan gerak cepat pihak pelaksana. Sejumlah banner informasi berukuran besar telah terpasang di berbagai titik strategis. Papan pengumuman ini menjadi “lampu kuning” bagi para pengendara yang kerap melintasi jalur penghubung antar-wilayah tersebut agar dapat mengantisipasi rute perjalanan mereka lebih awal.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, menegaskan bahwa perbaikan Jembatan Matikan II bukan sekadar proyek rutin. Ini adalah langkah krusial demi menjaga urat nadi logistik dan keselamatan masyarakat di jalur nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menghimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu, mengikuti arahan petugas, dan mengatur waktu perjalanan dengan baik. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Edy.

Mengantisipasi terjadinya kemacetan parah (gridlock), Dishub Probolinggo telah menyodorkan dokumen rekomendasi teknis kepada PPK 1.1 BBPJN dan pelaksanaproyek.Manajemen lalu lintas di area konstruksi dipastikan menjadi prioritas utama.

Edy merinci, posko pengerjaan wajib dilengkapi rambu memadai, penerangan malam hari yang prima, serta penyiapan flagman (petugas pengatur lalu lintas) yang terlatih. Sosialisasi masif di media sosial dan koordinasi melekat dengan Satlantas Polres Probolinggo juga terus digencarkan.Menariknya, Dishub mengambil langkah progresif dengan membuka peluang mitigasi makro.

“Kami mendorong adanya koordinasi dengan pengelola Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Jika memungkinkan, fungsikan tol sebagai jalur alternatif untuk memecah kepadatan,” jelas Edy.

Selain urusan urat nadi ekonomi, aspek kemanusiaan tetap diutamakan. Kendaraan prioritas tinggi seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan armada pengawalan darurat dijamin tetap mendapat karpet merah untuk melintas tanpa hambatan di area proyek.Kini, kunci kelancaran proyek satu bulan ini berada di tangan sinergi petugas dan kedisiplinan para pengguna jalan.

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis rehabilitasi jembatan ini berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu,” pungkas Edy optimistis.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Berita Terbaru

NASIONAL

Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:09 WIB