Semangat Fastabiqul Khairat Tak Pernah Padam, Usai Muliakan Ribuan Yatim dan Sedekah Rp2 Miliar di Lapas Pamekasan, BIP Kembali Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan peserta memadati lokasi Khitanan Massal 1.000 Anak yang digelar BIP Foundation sebagai wujud semangat fastabiqul khairat dan kepedulian kepada masyarakat.

Ribuan peserta memadati lokasi Khitanan Massal 1.000 Anak yang digelar BIP Foundation sebagai wujud semangat fastabiqul khairat dan kepedulian kepada masyarakat.

PAMEKASAN – Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan kembali ditunjukkan oleh Bani Insan Peduli (BIP) Foundation. Belum genap dua hari setelah memuliakan ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep serta menghadirkan program kemanusiaan senilai sekitar Rp2 miliar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, BIP kembali menggelar Khitanan Massal 1.000 Anak, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Muharram Berbagi 1448 Hijriah tersebut dipadati peserta dari berbagai daerah di Madura. Sejak pagi, ratusan anak bersama orang tua mereka mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Suasana penuh semangat, haru, dan kebahagiaan tampak mewarnai pelaksanaan khitanan massal yang seluruh prosesnya diberikan secara gratis.

Bagi banyak keluarga, program ini bukan sekadar layanan kesehatan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, khitanan massal menjadi bantuan nyata yang sangat berarti. Tak sedikit orang tua yang mengaku bersyukur karena anak-anak mereka dapat mengikuti khitan dengan aman, nyaman, dan tanpa harus memikirkan biaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan BIP merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Fastabiqul khairat bukan hanya slogan. Ini adalah ajakan untuk terus bergerak dalam kebaikan. Selama masih ada kesempatan membantu sesama, selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, maka kami akan terus hadir dan berbuat,” ujarnya.

Menurutnya, bulan Muharram merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperbanyak amal saleh dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian.

“Anak-anak ini adalah amanah. Mereka berhak mendapatkan pelayanan terbaik, perhatian, dan kasih sayang. Kami ingin momentum khitanan ini menjadi kenangan indah sekaligus membawa manfaat bagi masa depan mereka,” tambahnya.

Sebelumnya, BIP Foundation menggelar kegiatan besar bersama ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep. Ribuan penerima manfaat memadati Rumah Induk BIP Foundation dalam suasana yang penuh haru. Santunan, bantuan pendidikan, paket sembako, serta doa bersama menjadi bagian dari kegiatan yang meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Zainal Abidin kembali mengingatkan pentingnya memuliakan anak yatim sebagai salah satu jalan untuk meraih cinta Rasulullah SAW.

“Jika ingin dicintai Rasulullah SAW, maka cintailah anak yatim. Jika ingin dekat dengan Rasulullah di akhirat, maka muliakan mereka dan jangan biarkan mereka merasa sendirian,” pesannya saat itu.

Tak lama berselang, BIP kembali menggelar aksi kemanusiaan di Lapas Kelas IIA Pamekasan. Di hadapan ratusan warga binaan, BIP tidak hanya memberikan motivasi kehidupan, tetapi juga menyalurkan ribuan mushaf Al-Qur’an, bantuan sosial, 700 kasur, bantuan tunai, serta meluncurkan program pemberdayaan ekonomi BIP Farm.

Program yang dikembangkan di lingkungan lapas tersebut mencakup pengembangan peternakan ayam petelur hingga 10.000 ekor, pelatihan kewirausahaan, serta pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. Nilai keseluruhan bantuan dan program yang digulirkan mencapai sekitar Rp2 miliar.

“Harapan kami sederhana, semoga mereka yang sedang menjalani masa pembinaan bisa bangkit, memperbaiki diri, dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ali Zainal Abidin.

Rangkaian aksi sosial BIP sebelumnya juga menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur. Dalam program BIP Tour Jatim, lembaga ini menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan yang meliputi pembangunan masjid, satu unit ambulans, bantuan hewan ternak, dukungan aset yayasan, hingga program pemberdayaan bagi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah pulih.

Sejak berdiri pada tahun 2023, BIP Foundation dikenal konsisten menjalankan berbagai program kemanusiaan lintas sektor. Mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan lansia dan disabilitas, bantuan kebencanaan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian dan peternakan.

Menurut Ali Zainal Abidin, seluruh gerakan tersebut berangkat dari keyakinan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesama.

“Kami percaya kemuliaan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari bagaimana masyarakat memperlakukan mereka yang lemah dan membutuhkan pertolongan. Selama masih ada yang membutuhkan bantuan, kami akan terus bergerak, terus berbagi, dan terus menghadirkan harapan,” tegasnya.

Melalui Khitanan Massal 1.000 Anak yang digelar hari ini, BIP Foundation kembali mengirimkan pesan kuat bahwa kemanusiaan tidak boleh mengenal lelah. Dari ribuan anak yatim di Sumenep, warga binaan di Pamekasan, hingga seribu anak yang mengikuti khitanan massal, semuanya menjadi bagian dari satu gerakan yang sama: berlomba-lomba dalam kebaikan.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan, BIP Foundation terus membuktikan bahwa satu kebaikan akan melahirkan kebaikan berikutnya. Sebab bagi mereka, fastabiqul khairat bukan hanya sebuah ajaran, melainkan jalan hidup yang harus terus dijalankan demi menghadirkan manfaat dan harapan bagi sesama.

Penulis : Red

Berita Terkait

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum
Kompetisi Cerdas Cermat Mutu dan Safety Gebyar 3M RSUD Sumenep, PICU-NICU Raih Juara Umum, ICU Juara II, Casemix Juara III
Siap Hadirkan Pelayanan Prima Hadapi Akreditasi, Gebyar 3M RSUD Sumenep Ditutup Kompetisi Cerdas Cermat
RSUD Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Pelayanan Tanpa Diskriminasi: Semua Pasien Diperlakukan Sama, Tak Ada Perbedaan
Jangan Mudah Termakan Hoaks: Tak Puas Pelayanan RSUD? Silakan Hubungi Nomor 085336102800, Gratis 24 Jam
RSUD Sumenep Gelar Gebyar 3M, Misi Besarnya Satu: Keselamatan Pasien
Rawat Jalan Libur 1 Juni 2026, Puskesmas Pandian Sumenep Pastikan UGD dan Bersalin Tetap 24 Jam
RSUD Sumenep Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, dr. Erliyati Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:55 WIB

Semangat Fastabiqul Khairat Tak Pernah Padam, Usai Muliakan Ribuan Yatim dan Sedekah Rp2 Miliar di Lapas Pamekasan, BIP Kembali Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:41 WIB

Kompetisi Cerdas Cermat Mutu dan Safety Gebyar 3M RSUD Sumenep, PICU-NICU Raih Juara Umum, ICU Juara II, Casemix Juara III

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:23 WIB

Siap Hadirkan Pelayanan Prima Hadapi Akreditasi, Gebyar 3M RSUD Sumenep Ditutup Kompetisi Cerdas Cermat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:19 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Pelayanan Tanpa Diskriminasi: Semua Pasien Diperlakukan Sama, Tak Ada Perbedaan

Berita Terbaru

Fauzi AS (kiri)

HUKRIM

MBG: Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB