Perkuat Layanan Lansia, Dinkes Probolinggo Gembleng 30 Nakes di Malang

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 30 tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mengikuti pelatihan di Malang guna memperkuat layanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia).

Sebanyak 30 tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mengikuti pelatihan di Malang guna memperkuat layanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia).

PROBOLINGGO- Ledakan populasi lanjut usia (lansia) bukan lagi sekadar statistik di atas kertas, melainkan tantangan riil bagi sistem kesehatan masa kini. Merespons fenomena tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat memperkuat benteng pelayanan primer lewat peningkatan kapasitas para tenaga kesehatan (nakes).

Sebanyak 30 nakes dari 30 Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo digembleng dalam pelatihan Perawatan Jangka Panjang (PJP) Lansia yang berpusat di UPT Latkesmas Murnajati, Malang.

Menggunakan metode blended learning, para peserta telah melahap materi daring pada 22–24 Juli 2026, yang kemudian dimatangkan lewat sesi tatap muka intensif pada 27-30 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lansia memiliki karakteristik kesehatan yang kompleks. Mereka tidak hanya rentan terhadap penurunan fisik, tetapi juga dibayangi risiko malnutrisi, penyakit penyerta ganda (multimorbiditas), hingga keterbatasan mobilitas.Guna mengatasi hal tersebut, para nakes dibekali paket materi komprehensif, meliputi.Mengukur batasan fisik dan mental lansia lewat instrumen cepat,Menjaga fungsi kognitif dan mental di usia tua,Kemampuan mendampingi caregiver atau keluarga yang merawat lansia di rumah,dan intervensi kesehatan yang terintegra.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Nina Kartika, menegaskan bahwa melonjaknya angka harapan hidup yang tidak diimbangi dengan kesiapan layanan daring akan menjadi bom waktu.

“Pelayanan kesehatan bagi lansia harus kuat di tingkat primer. Puskesmas adalah ujung tombak. Di sanalah masalah kesehatan mereka harus bisa dideteksi sejak dini agar penanganannya tepat dan cepat,” ujar dr. Nina.

Lebih lanjut, dr. Nina mengakui adanya tantangan berupa keterbatasan jumlah personel medis. Oleh karena itu, efisiensi dan ketajaman nakes dalam melakukan skrining cepat menjadi kunci utama agar pelayanan tetap berjalan optimal.

 

Pasca pelatihan ini, seluruh peserta mengemban misi besar untuk mereplikasi ilmu yang didapat ke wilayah kerja masing-masing.

Target akhirnya jelas: mewujudkan ekosistem lansia yang tidak hanya panjang umur, tetapi juga tetap sehat, mandiri, bermartabat, dan produktif.Melalui investasi kompetensi ini, Dinkes Kabupaten Probolinggo optimistis layanan kesehatan di tingkat akar rumput mampu menjawab tantangan demografi, sekaligus mengantarkan para lansia menikmati masa senja dengan kualitas hidup yang layak.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas
Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB