Prabowo Resmikan Jalan Inpres Sampang, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Presiden Republik Indonesi Prabowo Subianto Saat Meresmikan Jalan Kedungdung-Brinkoning Yang Merupakan pelaksanaan Inpres di Desa Batuporo, Kec. Kedungdung, Kabupaten Sampang (Sember Foto:Agus Junaidi/Detikzone)

Caption: Presiden Republik Indonesi Prabowo Subianto Saat Meresmikan Jalan Kedungdung-Brinkoning Yang Merupakan pelaksanaan Inpres di Desa Batuporo, Kec. Kedungdung, Kabupaten Sampang (Sember Foto:Agus Junaidi/Detikzone)

SAMPANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ruas jalan yang diresmikan berlokasi di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang mencakup 37 provinsi di Indonesia.

Dalam kegiatan peresmian, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, anggota DPR RI, serta kepala daerah setempat. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian rakyat. Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Biaya angkut barang akan menjadi jauh lebih murah apabila jalan memadai dan terdapat konektivitas antara pusat-pusat produksi dengan kawasan permukiman. Kami bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal karena akses yang terbatas,” ujar Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen menurunkan biaya logistik nasional guna meningkatkan daya saing ekonomi. Infrastruktur jalan, lanjutnya, menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan, energi, serta kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat.

“Energi harus menjangkau masyarakat dan kawasan produktif. Karena itu, saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur ini dengan sebaik-baiknya. Pada tahun-tahun mendatang, pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan akan terus ditingkatkan,” tambahnya.

Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek tersebut.

“Ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran dan penggunaan uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sebagai informasi, peningkatan dan pelebaran Jalan Kedungdung–Bringkoning tersebut menelan anggaran sebesar Rp14,01 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2025. Ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer dengan lebar 7 meter, dan menjadi salah satu proyek strategis untuk memperkuat aksesibilitas wilayah Sampang.

Penulis : Agus Junaidi

Berita Terkait

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal
Gerak Cepat DPUPR Probolinggo: Tiga Ruas Jalan Utama Langsung Mulus Lewat Aduan ‘SAE JAL’
Dandim Sumenep Cek Langsung Proyek Jembatan Perintis Garuda, Pastikan Kokoh Sebelum Diresmikan
Prabowo Resmikan Jalan Rp14 Miliar di Sampang, Warga Pertanyakan Nasib Jalan kabupaten dan Desa yang Puluhan Tahun Terabaikan
1 Juli 2026! Karya Bakti TNI di Madura Dimulai: Ratusan Titik Pembangunan, Puluhan Jembatan hingga 400 RTLH, Puluhan Tempat Ibadah dan MCK Digarap Serentak Hingga Tuntas
Jembatan Matikan Paiton Probolinggo Direhab, BBPJN Terapkan Sistem Buka-Tutup Selama Sebulan
U-Ditch “Mendongak” di JLU Probolinggo: Proyek Drainase Diduga Tak Beres, PPK BBPJN Seolah Bisu

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:27 WIB

Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Gerak Cepat DPUPR Probolinggo: Tiga Ruas Jalan Utama Langsung Mulus Lewat Aduan ‘SAE JAL’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:21 WIB

Dandim Sumenep Cek Langsung Proyek Jembatan Perintis Garuda, Pastikan Kokoh Sebelum Diresmikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:05 WIB

Prabowo Resmikan Jalan Rp14 Miliar di Sampang, Warga Pertanyakan Nasib Jalan kabupaten dan Desa yang Puluhan Tahun Terabaikan

Berita Terbaru