Dispendukcapil Kota Kediri Sosialisasikan Inovasi KELAR, KADO NIKAH, dan BPP

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri- Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) menggelar Sosialisasi Inovasi Kelurahan Lapor Kematian Cepat dan Akurat (KELAR), Kolaborasi Layanan Dokumen Kependudukan Saat Pernikahan (KADO NIKAH), dan Buku Pokok Pemakaman (BPP) di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan akurat bagi masyarakat, khususnya pada peristiwa penting kependudukan seperti pernikahan dan kematian.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari, dalam sambutannya menegaskan bahwa di era digitalisasi saat ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut semakin proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan terobosan pelayanan berbasis inovasi guna meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan memahami pentingnya kolaborasi dalam penanganan peristiwa kematian di seluruh wilayah kelurahan. Kehadiran pemerintah sangat diperlukan terutama saat adanya laporan peristiwa dari masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan administrasi kependudukan, baik pernikahan maupun kematian, karena kedua peristiwa tersebut memerlukan perubahan dokumen kependudukan,” ujarnya.

Endang menambahkan bahwa dokumen administrasi kependudukan memiliki kekuatan hukum sehingga sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan kemudahan layanan yang telah dikembangkan oleh Dispendukcapil Kota Kediri. Pemerintah Kota Kediri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang administrasi kependudukan.

“Kami mendorong seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia, baik secara langsung maupun melalui sistem layanan digital, guna memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan. Dengan data yang valid, akurat, dan aman, kita dapat mewujudkan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho, menjelaskan bahwa sosialisasi dokumen pencatatan sipil ini diselenggarakan untuk membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta memberikan fasilitasi dan kemudahan bagi masyarakat dalam penerbitan dokumen pencatatan sipil maupun pendaftaran penduduk.

Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang belum mengurus akta kematian maupun akta perkawinan secara tepat waktu. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kendala dalam pengurusan hak waris maupun hak-hak lainnya yang memerlukan dokumen kependudukan sebagai dasar hukum. “Untuk itu Dispendukcapil Kota Kediri meluncurkan inovasi KELAR, KADO NIKAH dan BPP sebagai upaya memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Melalui inovasi KELAR, ketika terdapat warga yang meninggal dunia, pemerintah akan hadir memberikan dokumen kependudukan yang telah diperbarui, meliputi akta kematian, kartu keluarga, serta perubahan status pada Kartu Tanda Penduduk melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sementara melalui inovasi KADO NIKAH, pasangan yang telah melangsungkan pernikahan akan memperoleh dokumen kependudukan berupa akta perkawinan, kartu keluarga baru, serta KTP suami dan istri dengan status perkawinan yang telah diperbarui.

Selain itu, Dispendukcapil Kota Kediri juga akan menerbitkan BPP, yakni catatan resmi yang dikelola oleh petugas pemakaman untuk mendata setiap warga yang meninggal dunia. Buku ini diharapkan mampu mendukung tertib administrasi dan validitas data kependudukan. Adapun alur pencatatan BPP dimulai dari ahli waris yang melaporkan peristiwa kematian kepada RT atau P3NK, kemudian diteruskan kepada petugas kelurahan. Laporan akan diproses oleh Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan apabila dokumen akta kematian telah tersedia. Namun apabila akta kematian belum diterbitkan, proses pengurusan akan diteruskan melalui aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) hingga dokumen dapat diterbitkan.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kota Kediri berharap pelayanan administrasi kependudukan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan kemudahan, kepastian, dan perlindungan hukum bagi setiap warga.

*Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri*

Penulis : Purwasis

Editor : BM

Berita Terkait

Kepala DPMD Sumenep Dzul Ajak Wartawan Perkuat Pemberitaan Konstruktif Demi Harmoni dan Kemajuan Daerah
Disambut Hangat, Kepala DPMD Sumenep Baru Dinilai Figur Strategis Jaga Stabilitas Desa
Dari Pengawal Stabilitas ke Garda Demokrasi Desa, Achmad Dzulkarnain Pimpin DPMD Sumenep Jelang Pilkades 2027
Kejutan Rotasi Pemkab Sumenep, Ini Daftar Pejabat yang Digeser ke Posisi Baru
Bupati Sumenep Lakukan Penyegaran Birokrasi, Dorong Lompatan Kinerja Pemerintahan
Ratusan PKH Plus Kota Kediri Kembali Disalurkan, Penuhi Kebutuhan di Usia Senja
Bupati Sumenep Serahkan Bantuan Miliaran Rupiah di Pendopo, Wujud Nyata Kepedulian untuk Rakyat
Di Tengah Duka, BAZNAS Sumenep Salurkan Rp20 Juta untuk Korban Rumah Ambruk

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:42 WIB

Kepala DPMD Sumenep Dzul Ajak Wartawan Perkuat Pemberitaan Konstruktif Demi Harmoni dan Kemajuan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:32 WIB

Disambut Hangat, Kepala DPMD Sumenep Baru Dinilai Figur Strategis Jaga Stabilitas Desa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:21 WIB

Dispendukcapil Kota Kediri Sosialisasikan Inovasi KELAR, KADO NIKAH, dan BPP

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dari Pengawal Stabilitas ke Garda Demokrasi Desa, Achmad Dzulkarnain Pimpin DPMD Sumenep Jelang Pilkades 2027

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kejutan Rotasi Pemkab Sumenep, Ini Daftar Pejabat yang Digeser ke Posisi Baru

Berita Terbaru