Di Tengah Kerasnya Zaman, Dakwah Kemanusiaan Detikzone.id di Sumenep Tetap Menyala: Program Berbagi Setiap Hari Tembus Hari ke-25 pada Momentum 10 Muharram

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah, Detikzone.id melalui Program Berbagi Setiap Hari kembali berbagi kebahagiaan dengan pencari nafkah jalanan

Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah, Detikzone.id melalui Program Berbagi Setiap Hari kembali berbagi kebahagiaan dengan pencari nafkah jalanan

SUMENEP, Kamis (25/6/2026) – Di tengah laju zaman yang bergerak semakin cepat, ada sebagian orang yang seolah tertinggal oleh perubahan. Mereka bukan karena malas atau menyerah, melainkan karena hidup mengajarkan mereka untuk bertahan dengan cara yang sederhana: bekerja keras setiap hari meski hasilnya tak selalu pasti.

Mereka adalah para abang becak. Sosok-sosok yang saban pagi keluar rumah dengan harapan sederhana, mendapatkan penumpang, membawa pulang rezeki, lalu kembali berkumpul bersama keluarga. Tidak ada gaji bulanan, tidak ada tunjangan, bahkan terkadang seharian penuh mereka harus menunggu tanpa kepastian.

Pada momentum 10 Muharram 1448 Hijriah atau yang dikenal masyarakat Madura sebagai 9 Suro, Detikzone.id kembali melanjutkan Dakwah Kemanusiaan melalui Program Berbagi Setiap Hari yang kini memasuki hari ke-25. Jika sebelumnya program ini menyentuh anak yatim, lansia, dan masyarakat dhuafa di pelosok desa, kali ini perhatian diarahkan kepada para pejuang nafkah jalanan yang selama ini menjalani kehidupan dalam kesunyian: para abang becak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sejumlah titik Kota Sumenep, tim Detikzone.id mendatangi para abang becak yang sedang menunggu penumpang. Sebagian tampak tersenyum saat disapa. Sebagian lainnya terlihat terkejut karena tidak menyangka masih ada yang peduli terhadap perjuangan mereka.

Di bawah terik matahari yang menyengat, becak-becak tua itu tetap berdiri kokoh. Catnya mungkin telah memudar. Rodanya mungkin tak lagi sempurna. Namun di atas kendaraan sederhana itulah harapan keluarga digantungkan setiap hari.

Ada yang telah puluhan tahun mengayuh becak. Ada yang tetap bekerja meski usia telah senja. Bahkan ada yang mengaku harus tetap turun ke jalan karena kebutuhan hidup tidak mengenal kata libur.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan bahwa program tersebut sengaja menyasar kelompok masyarakat yang sering kali luput dari perhatian.

Menurutnya, di balik wajah-wajah sederhana para abang becak tersimpan kisah perjuangan yang luar biasa dan layak mendapatkan penghormatan.

“Mereka mungkin tidak memiliki jabatan, tidak memiliki kekuasaan, dan tidak memiliki banyak harta. Tetapi mereka memiliki sesuatu yang sangat berharga, yakni semangat untuk bertahan hidup dengan cara yang halal dan penuh kehormatan. Mereka adalah pejuang kehidupan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Dakwah Kemanusiaan yang dijalankan Detikzone.id tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga menghidupkan kembali rasa empati di tengah masyarakat.

“Kadang yang dibutuhkan seseorang bukan hanya bantuan materi. Mereka juga ingin dihargai, ingin didengar, dan ingin diketahui bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia. Karena itu kami hadir bukan sekadar memberi, tetapi juga menyapa dan mendengarkan mereka,” katanya.

Memasuki hari ke-25, Program Berbagi Setiap Hari telah menjelma menjadi gerakan kemanusiaan yang terus berjalan tanpa henti. Dari rumah-rumah reyot di pelosok desa, anak-anak yatim yang kehilangan kasih sayang orang tua, lansia yang hidup seorang diri, hingga para pencari nafkah jalanan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan panjang program tersebut.

Bagi Detikzone.id, jurnalisme bukan hanya soal menulis dan memberitakan. Jurnalisme juga harus memiliki keberpihakan kepada kemanusiaan.

Sebab di balik setiap berita tentang kemiskinan, kesulitan hidup, dan perjuangan masyarakat kecil, terdapat manusia-manusia yang membutuhkan uluran tangan nyata, bukan sekadar simpati.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada leluarga besarnya dan seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian penting dari sederet program program kemanusiaan Detikzone.id.

“Saya persembahkan program ini untuk keluarga saya tercinta serta orang-orang baik dan seluruh relasi kerja yang selama ini mengelilingi saya. Mereka seakan tidak pernah berhenti memberikan dukungan, doa, dan support dalam setiap langkah perjuangan ini,” tegasnya.

Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh melalui Program Berbagi Setiap Hari dapat menginspirasi semakin banyak pihak untuk ikut peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Berbagilah walau dalam keadaan paceklik sekalipun. Sebab keajaiban tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu. Keajaiban lahir dari tangan-tangan yang mau memberi, dari hati yang mau peduli, dan dari langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas. Karena sesungguhnya, sekecil apa pun kebaikan, akan selalu menemukan jalannya untuk menjadi manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Di tengah ramainya kendaraan yang melintas di jalan-jalan Kota Sumenep, para abang becak mungkin hanya terlihat sebagai bagian kecil dari pemandangan sehari-hari. Namun bagi mereka yang memahami arti perjuangan, setiap kayuhan becak adalah simbol pengorbanan, keteguhan, dan cinta seorang kepala keluarga kepada orang-orang yang menunggu di rumah.

Dan pada 10 Muharram ini, ketika banyak orang sibuk merayakan hidup dengan caranya masing-masing, Detikzone.id memilih hadir di sisi mereka yang selama ini berjuang dalam diam. Sebab kemanusiaan akan selalu menemukan maknanya ketika kepedulian mampu menjangkau mereka yang kerap terlupakan.

Berita Terkait

Jamaah Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif Asal Bawean Berangkat Menuju Tanah Suci 
Semangat Berbagi Bang Ali Tak Pernah Padam, BASHRA BIP Kembali Hadirkan BBM Gratis se-Madura Raya, Bukti Semangat Fastabiqul Khairat
Genap 4 Bulan, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Menebar Kebaikan di Sumenep
Gugus PAUD 2 Flamboyan Sangkapura Gresik Dorong Guru Berinovasi Lewat INOBEL PAUD 2026 
Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Pemerintah Desa Pinggirpapas Wadahi Bakat Seni Lewat Lomba Karaoke Dangdut se-Madura di Cafe Lotus
Lanjutkan Rangkaian Aksi Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Kembali Gelar BBM Gratis Serentak Se-Madura Besok Sore
Mata Sehat, Aktivitas Hebat! NU Care LAZISNU Bawean dan IROPIN Edukasi Warga dan Bagikan Kacamata
Tol Gending Dibuka Gratis 14 Hari, Jembatan Pajarakan Dibongkar Total Mulai 1 Oktober

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:51 WIB

Semangat Berbagi Bang Ali Tak Pernah Padam, BASHRA BIP Kembali Hadirkan BBM Gratis se-Madura Raya, Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Rabu, 30 September 2026 - 17:40 WIB

Genap 4 Bulan, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Menebar Kebaikan di Sumenep

Rabu, 30 September 2026 - 14:16 WIB

Gugus PAUD 2 Flamboyan Sangkapura Gresik Dorong Guru Berinovasi Lewat INOBEL PAUD 2026 

Rabu, 30 September 2026 - 13:50 WIB

Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Pemerintah Desa Pinggirpapas Wadahi Bakat Seni Lewat Lomba Karaoke Dangdut se-Madura di Cafe Lotus

Selasa, 29 September 2026 - 22:22 WIB

Lanjutkan Rangkaian Aksi Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Kembali Gelar BBM Gratis Serentak Se-Madura Besok Sore

Berita Terbaru

NASIONAL

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:27 WIB