Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, 1 Juli 2026 – Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen (FPKLK) resmi mendeklarasikan organisasi sebagai wadah pemersatu pedagang kaki lima di Kabupaten Kebumen. Deklarasi yang berlangsung pada Selasa (30/6/2026) di Angkringan Mukti, Kebumen, menjadi langkah awal memperkuat persatuan pedagang sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah.

Ketua Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen, Muhajir, berharap forum yang baru terbentuk tersebut mampu menjadi wadah yang menaungi pedagang kaki lima di seluruh Kabupaten Kebumen. Menurutnya, forum juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah daerah sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

“Kami berharap forum ini menjadi pemersatu pedagang kaki lima di Kabupaten Kebumen. Dengan adanya forum, aspirasi pedagang dapat disampaikan melalui komunikasi yang baik sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan secara damai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan Pembina Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen, Rudi M. Maulana, mengatakan pembentukan forum merupakan langkah positif untuk memperkuat kebersamaan, memperjuangkan aspirasi pedagang, serta membangun kemandirian para pedagang.

“Forum ini tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga harus menjadi sarana membangun kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan pedagang, serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” kata Rudi.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan dalam menjalankan usaha sehingga pedagang kaki lima dapat berkembang dan menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas di Kabupaten Kebumen.

Selain deklarasi, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang disampaikan oleh Account Representative Perintis (ARP) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebumen, Yosef Bhakti.

Yosef menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan program jaminan sosial yang diselenggarakan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima. Menurutnya, pekerja informal memiliki risiko dalam menjalankan pekerjaannya sehingga perlu memperoleh perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Pedagang kaki lima juga merupakan pekerja yang memiliki risiko saat menjalankan usahanya. Melalui BPJS Ketenagakerjaan, peserta mendapatkan perlindungan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia, sehingga dapat bekerja dengan lebih tenang dan keluarga tetap memperoleh perlindungan apabila terjadi musibah,” jelas Yosef.

Ia menambahkan, perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal merupakan bagian dari upaya negara memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja secara mandiri agar tetap produktif tanpa mengabaikan perlindungan terhadap risiko kerja.

Melalui deklarasi tersebut, Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen diharapkan menjadi organisasi yang mampu menjadi mitra pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan pedagang kaki lima di Kabupaten Kebumen.

 

 

Penulis : Aji Atma Wijaya

Berita Terkait

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol
Pertajam Strategi Bisnis Digital, LegionTech Ikuti Pendampingan Marketing 4P di STMIK Tazkia Bogor

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru